Selasa, 02 September 2014
Di 21 Kecamatan
Pusat Tolak Penambahan Dana PNPM-MP 2013 Kampar
1
Foto:net
Pusat Tolak Penambahan Dana PNPM-MP 2013 Kampar

Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Pemberdayaan dan Perlindungan Masyarakat (BKBPPM) Kabupaten Kampar, Erdiot mengungkapkan, Pemerintah Pusat menolak penambahan jumlah kecamatan yang mendapatkan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) tahun 2013.

Jumlah dana bakal diterima mencapai Rp 10,122 miliar tersebut tersebar di 12 dari 21 kecamatan di Kampar. "Dana disalurkan ke Uni Pengelola Kecamatan (UPK)," jelas Erdiot kepada wartawan, Kamis (15/11) siang.

Ia menjelaskan, kecamatan mendapatkan pembagian dana tersebut, di antaranya paling besar Kecamatan Kampar Kiri Hulu dengan Rp 2,950 miliar. Disusul Bangkinang Seberang Rp 1,140 miliar.

Kemudian, Koto Kampar Hulu dan XIII Koto Kampar masing-masing Rp 950 juta. Tiga kecamatan, Tapung Hilir, Tambang dan Siak Hulu mendapat Rp 855 juta. Kampar Kiri Hilir Rp  807,5 juta. Paling sedikit Kampar Timur, Rp 760 juta.

"(Program) direncanakan sendiri, dilaksanakan dan dipelihara sendiri masyarakat," katanya. Sedangkan peran pemerintah hanya fasilitator dan pembina teknis maupun administratif.  Erdiot menjelaskan, dana PNPM-MP bisa dipinjam masyarakat secara bergulir melalui kegiatan Simpan Pinjam Perempuan (SPP).

Dana SPP di Kampar sudah berputar Rp 47,571 miliar kurun waktu 2007-2012. Dana itu beredar di sembilan kecamatan. Sedangkan BLM dalam interval waktu yang sama sudah mencapai Rp 71,87 miliar.

Erdiot menyatakan, alokasi dana PNPM-MP memang masih terbatas. Itu disebabkan kebutuhan masyarakat semakin meningkat. Pemkab Kampar, tuturnya, akan menambah dana dari pusat itu minimal Rp 5,3 miliar. "Dari semula diwajibkan hanya 5 persen atau Rp 527 juta," pungkasnya.

Kecamatan Tapung, satu beberapa kecamatan yang tidak mendapat pembagian PNPM-MP. Padahal, kecamatan ini memiliki wilayah paling luas di Kampar. Saat dikonfirmasi, Camat Tapung, Hambali tidak memberikan komentar apa-apa dan terkesan pasrah. "Ya nggak dapat, gimana lagi," ujarnya sambil tertawa.

Ia mengatakan, proposal dana PNPM-MP sudah diajukan saat camat sebelumnya. Sebagai pengganti PNPM-MP, ia sudah mengajukan proposal ke Pemerintah Pusat untuk mendapat kucuran dari program pemberdayaan desa. Jumlahnya Rp 250 juta. Sampai kini, dikabulkan atau tidak proposal itu, masih dalam penantian.(tribunPekanbaru.com)

Silahkan SMS ke No HP : 0812 6866 1601, Invite Pin BB : 2756E754,
atau email ke alamat : redaksi@riau24.com
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
(harap cantumkan data diri anda).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Sudarma
Selasa, 22 Oktober 2013 15:09 wib
kenaapa dana bantuan ternak di desa danau lancang tidak dh turunkan
Nama :
Komentar :
     
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com