riau24 Kemenhut LH - Polda Riau Hanya Usut Tiga Perusahaan di Pelalawan | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Beberapa Perusahaan Belum Tersentuh

Kemenhut LH - Polda Riau Hanya Usut Tiga Perusahaan di Pelalawan

0
Kepala BLH Pelalawan Symsul Anwar SH MH
Berita Riau -  Kemenhut LH - Polda Riau Hanya Usut Tiga Perusahaan di Pelalawan
Pelalawan-Riau24.com-Hingga saat ini, Kemenhut LH RI dan Polda Riau hanya mengusut tiga perusahaan yang melakukan pembakaran lahan di kabupaten Pelalawan yaitu PT. Langgam Inti Hibrido (PT.LIH), PT. GMRS dan PT.Inhutani Sola Lestari. Padahal jumlah perusahaan di kabupaten Pelalawan yang terjadi kebakaran lahan tidak hanya tiga  perusahaan tersebut tapi juga di lahan PT. Safari Riau dan dilahan PT.Sari Lembah Subur pada bulan lalu.

Berdasarkan Informasi dari Kepala Badan Lingkungan Hidup Pelalawan Syamsul Anwar SH MH kepada Riau24.com saat ditemui di ruangkerjanya Kamis siang (03/09) di Pangkalan Kerinci menuturkan pihak Kemenhut LH RI telah menurunkan tim Rabu (02/09) untuk mengambil sample tanah, sample lahan terbakar dan kayu terbakar di areal lahan 533 hektar di kawasan lahan PT. LIH di kecamatan Langgam termasuk sample lahan terbakar di areal lahan terbakar di PT. Inhutani Sola Lestari.

”Disamping itu, pihak PPNSL Kemenhut LH melalui Ditjen Penegakan Hukumnya telah mem-policeline lahan terbakar 200 hektar di lahan PT. GMRS berlokasi kecamatan Bandar Sei Kijang-Pelalawan dengan Kampar tersebut sebagai untuk menindaklanjuti proses hukum dilakukan pihak Kemenhut LH RI tersebut,” tegas Syamsul Anwar.

Diterangkan Kepala BLH, khusus lahan terbakar di lahan PT. LIH tersebut, pihak Kemenhut LH RI bersama Pemkab Pelalawan melalui BLH Pelalawan memang berencana menggugat PT. LIH secara perdata di pengadilan nantinya. Hal itu baru dilakukan Kemenhut LH bersama BLH Pelalawan setelah hasil penelitian sample pada lahan terbakar di perusahaan yang telah diambil itu memenuhi unsur kesengajaan melakukan pembakaran pada lahannya.

”Kalau dari hasil penelitian pada sample yang telah diambil itu tedapat unsur kesengajaan dan mengandung kelalaian pada kebakaran lahan dilakukan pihak perusahaan baru diajukan gugatan perdata ke pengadilan nantinya. Kemarin pihak tim pengambilan sample diketuai Prof. Bambang Heru dari Kemnhut LH telah mengambil sejumlah sample di lahan terbakar di areal lahan perusahaan PT.LIH untuk dilakukan pengujian dan penelitian,” tegasnya.

Terkait kebakaran lahan di PT. LIH itu sendiri, sebut Syamsul Anwar, pihak penyidik Polda Riau pada Rabu (02/09/2015) kemarin telah meminta keterangan ahli pada Kabid Amdal BLH Pelalawan Eko Novitra yang direkomendasi pihak BLH Pelalawan sebagai pihak untuk memberikan keterangan ahli pada penyidik Polda Riau terkait kasus kebakaran lahan di PT. LIH yang kini tengah disidik Polda Riau tersebut.

”Pihak Polda Riau kemarin sudah minta keterangan ahli dari pihak Kabid Amdal BLH Pelalawan yang kita rekom dari BLH Pelalawan untuk memberikan keterangan ahli terkait kasus kebakaran lahan diperusahaan tersebut,” terangnya. R24/mrd/suhemri
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru