Kamis, 24 April 2014
TV Kabel Smart Media Langgar IPP Prinsip
2
TV Kabel Smart Media Langgar IPP Prinsip
RIAU24.com -- Operator TV Kabel Smart Media yang baru diberi Izin Penyelengaraan Penyiaran (IPP) Prinsip dinilai sudah melakukan pelanggaran. Karena itu, poin ini akan menjadi catatan khusus bagi KPID Riau dalam memberikan IPP Tetap.

Demikian ditegaskan Koordinator Perizinan KPID Riau, Alnofrizal kepada riaukita di ruang kerjanya, Rabu (20/2). Dijelaskannya, pelanggaran yang dilakukan operator TV Kabel Smart Media dimaksud adalah melakukan pemungutan biaya atau iuran bulanan kepada pelanggannya.

"Padahal, secara tegas dan tertulis dalam IPP Prinsip yang diberikan, Smart Media tidak boleh memungut iuran bulanan kepala pelanggannya. Karena izin yang diberikan hanya bersifat sementara," katanya.

IPP Prinsip tersebut, tegas Alnof, hanya untuk uji coba siaran sembari operator yang bersangkutan melakukan pembenahan terhadap infrastukturnya. Waktu yang diberikan untuk pembenahan tersebut berlaku setahun.

"Setelah setahun, KPID bersama Kementerian Kominfo akan melakukan evaluasi apakah operator yang bersangkutan layak atau tidak untuk diberikan izin tetap atau tidak. Nah, barometernya adalah ketentuan-ketentuan yang ditetapkan dalam IPP Prinsip tersebut," tegas Alnof.

Pelanggaran IPP Prinsip yang dilakukan Smart Media ini akan disampaikan KPID nanti dalam rapat Evaluasi Uji Coba Siaran.

Menanggapi hal ini, pihak Smart Media berkilah mereka tidak mengetahui aturan-aturan tersebut, termasuk pelarangan memungut biaya atau iuran bulanan kepada pelanggannya. Padahal, ketegasan itu tertulis dan IPP Prinsip yang diberikan kepada perusahaannya.

"Kami tidak tahu tentang itu," kilah Brand Manager Smart Media, Ferdinan PM.

Ia juga mengakui, saat ini Smart Media mempunyai dua ribuan pelanggan aktif yang dipungut iuran bulanan sebesar Rp99 ribu per bulan. "Total pelanggan sekitar 2.700 tapi yang aktif sekitar dua ribuan," akunya. (Riau24/Fes/Riaukita)

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Damian
Selasa, 12 Maret 2013 00:27 wib
basi..............bilang saja mau minta jatah
Asun
Rabu, 27 Maret 2013 21:59 wib
jangan ngacau orang usaha, jangan iri dg rezeki orang, kalau mau dapat duit ya...kerja jangan cari cari masalah orang usaha. hati hati bagi para pengusaha tv kabel... banyak yg mau nagacau mengatasnamakan LSM dan wartawan
Nama :
Komentar :
     
riau24_xkfvl_660.jpg
Orang nomor satu di Provinsi Riau Anas Maamun, sebelum menjabat Gubernur Riau dirinya telah membuat suatu program dan berjanji untuk mensejahtrakan rakyat Riau, bahkan APBD Riau 2014 juga ingin dirubahnya karena Gubernur menilai tidak menyentuh rakyat.
riau24_j2mgg_640.jpg
Bangunan kos-kosan 70 Pintu yang terletak di Jalan Puyuh Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi, dianggap tidak menaati aturan.
riau24_ptdmv_657.jpg
Tak seperti vagina, anus atau dubur memang tidak dipersiapkan untuk berhubungan seksual. Akibatnya, kebiasaan melakukan seks anal bisa menimbulkan bahaya kesehatan, mulai dari infeksi hingga kanker anus.
riau24_hgbwe_644.jpg
Saat ini ditengah hiruk pikuk pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia, penulis mencoba mengamati secara sederhana beragam metode kampanye yang dilakukan dan dapat dilakukan oleh para kontestan pemilu yang akan bertarung memperebutkan hati rakyat
riau24_6eylt_659.jpg
Tepat di hari Senin, tanggal 21 April 2014, bertepatan dengan peringatan hari Bumi, hotel-hotel yang tergabung dalam grup Accor International serentak menghelat kegiatan peduli lingkungan dengan penanaman pohon.
riau24_9hrue_658.jpg
Meski cenderung berkembang lebih lambat dibanding jenis kanker yang lainnya, bukan berarti tidak ada gejala-gejala yang ditunjukkan ketika seseorang mengidap kanker tiroid.
riau24_jlzvy_641.jpg
Entah seperti apa penanganan kabut asap di Riau ini. Setelah sempat menghilang beberapa minggu, kini mulai udara mulai dipenuhi asap, meski masih dengan intensitas rendah.
riau24_q2bc6_642.jpg
Sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar kata Angkringan. Tempat nongkrong yang menyediakan makanan dan minuman dikala malam hari ini, menjadi ikon bagi Daerah di Pulau Jawa.
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com