Kamis, 31 Juli 2014
TV Kabel Smart Media Langgar IPP Prinsip
2
TV Kabel Smart Media Langgar IPP Prinsip
RIAU24.com -- Operator TV Kabel Smart Media yang baru diberi Izin Penyelengaraan Penyiaran (IPP) Prinsip dinilai sudah melakukan pelanggaran. Karena itu, poin ini akan menjadi catatan khusus bagi KPID Riau dalam memberikan IPP Tetap.

Demikian ditegaskan Koordinator Perizinan KPID Riau, Alnofrizal kepada riaukita di ruang kerjanya, Rabu (20/2). Dijelaskannya, pelanggaran yang dilakukan operator TV Kabel Smart Media dimaksud adalah melakukan pemungutan biaya atau iuran bulanan kepada pelanggannya.

"Padahal, secara tegas dan tertulis dalam IPP Prinsip yang diberikan, Smart Media tidak boleh memungut iuran bulanan kepala pelanggannya. Karena izin yang diberikan hanya bersifat sementara," katanya.

IPP Prinsip tersebut, tegas Alnof, hanya untuk uji coba siaran sembari operator yang bersangkutan melakukan pembenahan terhadap infrastukturnya. Waktu yang diberikan untuk pembenahan tersebut berlaku setahun.

"Setelah setahun, KPID bersama Kementerian Kominfo akan melakukan evaluasi apakah operator yang bersangkutan layak atau tidak untuk diberikan izin tetap atau tidak. Nah, barometernya adalah ketentuan-ketentuan yang ditetapkan dalam IPP Prinsip tersebut," tegas Alnof.

Pelanggaran IPP Prinsip yang dilakukan Smart Media ini akan disampaikan KPID nanti dalam rapat Evaluasi Uji Coba Siaran.

Menanggapi hal ini, pihak Smart Media berkilah mereka tidak mengetahui aturan-aturan tersebut, termasuk pelarangan memungut biaya atau iuran bulanan kepada pelanggannya. Padahal, ketegasan itu tertulis dan IPP Prinsip yang diberikan kepada perusahaannya.

"Kami tidak tahu tentang itu," kilah Brand Manager Smart Media, Ferdinan PM.

Ia juga mengakui, saat ini Smart Media mempunyai dua ribuan pelanggan aktif yang dipungut iuran bulanan sebesar Rp99 ribu per bulan. "Total pelanggan sekitar 2.700 tapi yang aktif sekitar dua ribuan," akunya. (Riau24/Fes/Riaukita)

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Damian
Selasa, 12 Maret 2013 00:27 wib
basi..............bilang saja mau minta jatah
Asun
Rabu, 27 Maret 2013 21:59 wib
jangan ngacau orang usaha, jangan iri dg rezeki orang, kalau mau dapat duit ya...kerja jangan cari cari masalah orang usaha. hati hati bagi para pengusaha tv kabel... banyak yg mau nagacau mengatasnamakan LSM dan wartawan
Nama :
Komentar :
     
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com