riau24 Mahasiswa Desak Jokowi Tidak Bekerjasama dengan As Sisi | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Mahasiswa Desak Jokowi Tidak Bekerjasama dengan As Sisi

0
Aksi Tolak As Sisi
Berita Riau -  Mahasiswa Desak Jokowi Tidak Bekerjasama dengan As Sisi

Jakarta, Riau24.com -ALIANSI Indonesiaan Society for Humanity (ISFH) yang merupakan gabungan dari beberapa kampus di Jakarta, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Islam Negeri, Universitas Prof. Dr. Buya Hamka (UHAMKA) dan sejumlah kampus lainnya, menggelar aksi unjuk rasa menolak kedatangan Presiden Mesir Jenderal As Sisi, dengan melakukan longmarch dari Masjid Istiqlal Jakarta menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Istana Negara, Jum’at (4/9) siang.

Koordinator ISFH, Noval Abu Dzar saat ditemui Islampos, menilai Jenderal Abdel Fatah As Sisi adalah penjahat kemanusiaan, anti demokrasi, dan membunuh rakyatnya sendiri. Bukan hanya membunuh, tapi memenjara puluhan ribu ikhwan tanpa pengadilan yang adil, termasuk Jurnalis. Di Mesir, kebebasan berpendapat telah mati.

Para pendemo menuntut agar As Sisi ditangkap dan diseret ke Mahkamah Internasional untuk dihukum atas kejahatan kemanusiaan yang dilakukannya.

“Pernah, mahasiswa di Mesir sepulang kuliah dari kampus, diculik, dipenjara dan dipukul oleh tentara. Pemerintah As Sisi bahkan telah melakukan pembataian di Mesir,” kata Noval.

Mahasiswa juga menuntut agar Mursi dan semua tahanan kemanusiaan dari berbagai faksi, seperti faksi ikhwan, salafi, HTI, bahkan jurnalis, segera dibebaskan. Mahasiswa juga mendesak agar kudeta militer di Mesir segera diakhiri dengan menggantikan pemimpin yang menjadi pilihan rakyat Mesir.

Dalam aksinya, mahasiswa berorasi di depan Kedubes AS. Kenapa AS? Menurut Noval, pada tahun 2013, Amerika Serikat (AS) telah memberikan dana hibah ke Mesir senilai 50 Milyar dollar US. AS juga menyumbang uang sebesar 35 M dollar US ke Israel.

“Dari situ sudah sedemikian gamblang, bahwa Mesir sudah dikendalikan AS,” tegasnya.

Pemerintah Jokowi diminta agar tidak bekerjasama dengan Mesir. Tidak ada manfaatnya pula kerjasama Indonesia dengan Mesir. Terlebih kondisi Mesir lebih buruk dari Indonesia.

“Kami sangat menyesal Jokowi mengundang As Sisi. Karena As Sisi adalah penjahat kemanusiaan yang harus diadili di Mahkamah Internasional,” tegas Noval.

Rencana melakukan aksi damai di depan Istana, akhirnya tertahan di Monas, masih sekitar Masjid Istiqlal. Sejumlah aparat telah menghadang pendemo agar tidak memasuki kawasan Istana.

Baca Juga :
Dituding Tak Peduli Situasi Ekonomi, Jokowi Dituntut Mundur


R24/islampos/Noe 

 

 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru