riau24 PPR: Pemerintah Harus Bertanggung Jawab, kalau Tidak Copot Saja ! | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

RIAU DARURAT ASAP

PPR: Pemerintah Harus Bertanggung Jawab, kalau Tidak Copot Saja !

7
Ketua DPP PPRYusroni Tarigan Sedang Memotong Tumpeng disaksikan oleh Ketua DPD Kab Meranti Sarwan Kelana, dan Pengurus Lainnya. (Foto.RH)
Berita Riau -  PPR: Pemerintah Harus Bertanggung Jawab, kalau Tidak Copot Saja !

PEKANBARU, Riau24.com- Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Pemuda Riau (DPP PPR) menggelar Rapat Pleno II DPP Priode 2015-2020 dan Focus Group Discusion (FGD) dengan tema Problematika 18 tahun wisata asap di Riau.

Dalam FGD ini menghasilkan Beberapa kesimpulan siaga bencana diantaranya PPR akan membentuk Posko  Kesehatan, PPR membentuk Team IT, PPR membentuk Action Class team tanggap gerak cepat dan team legal standing dan Membangun Kesadaran gerakan progresif konsolidasi BEM se Riau dan BEM kesehatan Se Pekanbaru.

“ ya Alhamdulillah dalam acara kita sore ini disamping melaksanakan Rapat Pleno ke II DPP kita juga menggelar FGD dan sekaligus Grand opening Pondok Nusantara 98. Alhamdulillah acara berjalan dengan sukses.” Kata Yusroni Tarigan, ketika diwawancarai wartawan Sabtu (5/9/2015).

Lebih lanjut di sampaikan Ketua Umum DPP PPR itu, dirinya menilai kalau pemerintah Joko Widodo dan Jusuf Kala tidak mampu menuntaskan permasalahan kebakaran lahan di Riau. Polri, Menteri dan pejabat lainnya, jika tidak berhasil menyelesaikan ini, copot segera menteri yang tidak mampu.

"Kita mendesak presiden agar menuntaskan permasalahan pembakaran hutan yang ada di Riau dan jangan terulang lagi tahun berikutnya. Permasalahan pembakaran di Riau sepertinya seolah olah konflik yang dipelihara dan dijadikan objek proyek, karena Kita ini kurang lebih 18 tahun merasakan asap seperti ini." Jelas Yusroni

Hal ini terbukti dengan setiap tahun permasalahan kabut asap di Riau tidak pernah tuntas dan setiap tahun juga anggaran APBN Maupun APBD Riau dengan biaya miliaran rupiah terserap
Untuk menyelesaikan masalah kebakaran lahan membuat hujan buatan.

“Kepada DPRD Riau, kita tegaskan pansus lahan jangan dijadikan sebagai trik politik atau pencitraan. Dan kita mendesak perlu adanya perda tentang kebakaran lahan yang benar dirasakan keadilan oleh seluruh masyarakat Riau. Serta di tengah peliknya masalah ekonomi dan kebakaran lahan di riau anggota DPRD hentikan Study Bandingnya ke Luar Negri.” Tutup Ketua DPP PPR.

Ditempat Terpisah Ketua DPD PPR Kabupaten Meranti Bung Sarwan Kelana, ketika di mintai Statemen terkait persoalan asap di riau yang tak kunjung selesai dan tak pernah habisnya dari riau ini, dirinya menilai ini karena ketidak seriusan dari Pemerintah itu sendiri.

“kalau saya menilai selama ini memang pemerintahlah yang tidak ada kinerja nya dalam mengatasi Masalah Asap yang berbahaya ini. Sudah Milyaran uang Rakyat habis dihamburkan oleh pemerintah dalam mengatasi Kabut asap tapi tidak selesai juga. Sudah Ribuan Masyarakat Riau yang terserang ISPA tapi pemrintah masih tutup mati dan tuli.” Tegas Ketua DPD PPR Meranti.

Terakhir beliau menjelaskan kalau ingin persoalan asap ini cepat diselesaikan dan tidak menjadi masalah lagi seharusnya pemerintah harus tegas dengan para pembakar lahar yang ada di riau ini.

“Terakhir saya katakana Presiden Joko Widodo dan Menteri Kehutanan harus Tegas, selanjutnya Gubernur Riau Juga harus tegas, jangan lamban buat ketegasan terhadap prusahaan dan para pembakar lahan, kalau ingin riau bebas dari masalah asap, jangan Sampai Masyarakat Riau mati Perlahan-lahan, Pemerintah harus Bertanggung Jawab dengan Semua ini.” Tutup Mantan Aktivis UIN Suska Riau itu. R24/bkr
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Aap
Senin, 07 September 2015 18:40 wib
Kurangi bicara tingkatkan gerakan. Itu mungkin lebih baik..
Rere
Minggu, 06 September 2015 21:01 wib
PPR bacot,ketuanya hobi 86. malu dong organisasi hobinya 86.gak ada gebrakan membantu masyarakat!!!
Anak Pekanbaru
Sabtu, 05 September 2015 23:45 wib
yang Ente bilang 86 Di belakang tu siapa broo....kalau gak ada bukti jangan sok ngomong,,,,,,orang FITNAH TU....
Dede
Sabtu, 05 September 2015 23:32 wib
benar jg tuch..., ngaku nya pro msyarakat tapi 86 di blakang....,,, Setuju!!!!!
Tari Wulandari
Sabtu, 05 September 2015 23:06 wib
Sip......masih boleh bergabung Dengan PPR Bg....???
PPR Riau
Sabtu, 05 September 2015 23:04 wib
Ya saudari ku Tari, terimaksih atas dukungannya kepada kami. kami berbuat hanya untuk Masyarakat.....kita semua
Tari Wulandari
Sabtu, 05 September 2015 23:00 wib
Luar biasa PPR ini tegas dan berani mengkritisi PEMERINTAH Yang Buta itu..dengan masyaraktnya...
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru