riau24 KPA di Kota Sukabumi terus Berusaha Menekan Penyebaran HIV/AIDS  | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

KPA di Kota Sukabumi terus Berusaha Menekan Penyebaran HIV/AIDS 

0
Bahaya Virus Aid/HIV di Kota Sulabumi Terus Ditekan Penyebarannya
Berita Riau -  KPA di Kota Sukabumi terus Berusaha Menekan Penyebaran HIV/AIDS 
 
Sukabumi-Riau24.com- Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di
Kota Sukabumi, terus menekan pertumbuhan serta penyebaran HIV/AIDS melalui suatu langkah pencegahan. Di antaranya yaitu dengan mulai gencar menggelar sosialisasi.
 
"Jumlah pengidap AIDS mencapai 240 orang di Kota Sukabumi atau jadi terbanyak keenam di Provinsi Jawa Barat. Yakni catatannya itu, Kota Bandung, Kota Bekasi, serta Kabupaten Indramayu, Kabupaten Subang, dan Kota Bogor, Kota Sukabumi," terang Pengurus KPA Kota Sukabumi Yanti Rosdiana.
 
Dikatakannya, penyebaran HIV/AIDS terjadi semua kecamatan di Kota Sukabumi. Dari data lain itu KPA menunjukkan, sekitar 3.000 lelaki di Kota Sukabumi berisiko tinggi terinfeksi HIV/AIDS. Hal ini, menunjukkan suatu berisiko tinggi terinfeksi HIV/AIDS.
 
"Kalangan lelaki ini berisiko tinggi terinfeksi HIV/AIDS itu mayoritas orang berduit sering jajan dan tak pakai pengaman," ujar Yanti saat ini mengaku, KPA terus berusaha menekan penyebaran HIV/AIDS melalui langkah pencegahan.
 
Sementara itu sebelumnya yang dilansir media ini. Diketahui akan menerapkan denda Rp50 juta jika tidak pakai kondom dan terbukti sebarkan HIV AIDS. Ini, diterakan di Perda tentang penanggulangan HIV Aids.
 
"Ada sanksi diberlakukan perda ini, jika terbukti dengan sengaja menularkan atau menyebarkan virus HIV/AIDS yang dideritanya kepada orang lain, maka dikena sanksi berupa denda uang dalam jumlah Rp50 juta," kata Achmad Fahmi salah seorang pengurus KPA diterima detikcom, Sabtu. R24/detik.com/dai
 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru