riau24 RAPBD-P Kuansing 2015 Capai RP 1,3 Triliun | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

RAPBD-P Kuansing 2015 Capai RP 1,3 Triliun

0
Bupati Kuansing, H. Sukarmis
Berita Riau -  RAPBD-P Kuansing 2015 Capai RP 1,3 Triliun

Kuansing-Riau24.com-Bupati H Sukarmis telah menyampaikan pidato pengantar Ranperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD-P) Kabupaten Kuantan Singingi tahun anggaran 2015 melalui rapat Paripurna DPRD Kuansing, Senin (21/9/2015).

Di hadapan Ketua DPRD Kuansing, Andi Putra SH, Bupati Sukarmis menyampaikan, bahwa pendapatan daerah pada APBD murni 2015 ditetapkan sebesar Rp 1,4 triliun lebih.

Namun pada APBD-P 2015 mengalami penurunan sebesar Rp73 miliar lebih, sehingga pendapatan daerah menjadi sebesar Rp1,3 triliun lebih atau berkurang sebesar 5,25 persen.

Menurut Bupati Sukarmis, perubahan APBD 2015 mengalami permasalahan utama yang dihadapi, yaitu terjadinya pemotongan dana bagi hasil minyak dan gas berdasarkan Permenkeu Nomor 58/PMK.07/2015 tentang rincian kurang bayar dana bagi hasil sumber daya alam menurut provinsi/kabupaten/kota yang dialokasikan dalam APBN 2015.

Hal ini, diakui Sukarmis sangat berdampak terhadap program dan kegiatan yang telah dilaksanakan melalui APBD murni tahun ini. Atas dasar kondisi tersebut, pihaknya telah melaksanakan langkah-langkah antisipasi pelaksanaan kegiatan pembangunan tahun ini untuk tetap berjalan sebagaimana mestinya. Selain hal terjadinya penurunan juga terdapatnya belanja yang wajib dianggarkan, seperti anggaran pilkada serentak serta beberapa hal lain yang menyebabkan pihaknya menggeser belanja sesuai dengan pendapatan yang diterima.

“Alhamdulillah, pada tahun ini kami mendapatkan alokasi anggaran bantuan keuangan umum yang bersumber dari perubahan APBD provinsi sebesar Rp62 miliar lebih,” kata Sukarmis.

Dana sebesar Rp 63 miliar ini, katanya akan digunakan untuk memprioritaskan pendidikan sebesar 69 persen, prioritas kesehatan sebesar 35 persen dan untuk infrastruktur lainnya sebasar 2 persen.

“Hal ini sangat membantu kami dalam melakukan verifikasi terhadap kegiatan-kegiatan yang telah kami anggarkan pada APBD murni 2015, sehingga tidak mengalami rasionalisasi,” jelasnya.

Kemudian, dari RAPBD-P 2015 sebesar Rp1,3 triliun ini, terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD). Diperkirakan, PAD pada murni 2015 sebesar Rp67 miliar lebih. Sedangkan pada perubahan ini mengalami pergeseran menjadi sebesar Rp76 miliar lebih atau naik 13,24 persen.

Lalu, dana perimbangan. Pada APBD murni 2015, perkiraan dana ditargetkan sebesar Rp 1,08 triliun. Dan pada perubahan mengalami penurunan sebesar Rp180 miliar lebih, sehingga menjadi Rp 899 miliar lebih. Selanjutnya bersumber dari lain-lain pendapatan daerah yang sah.

R24/mrd/replizar

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru