riau24 Telusuri 93 Galaksi, Ilmuwan: Alien Tak Ada | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Telusuri 93 Galaksi, Ilmuwan: Alien Tak Ada

0
Ilustrasi alien
Berita Riau -  Telusuri 93 Galaksi, Ilmuwan: Alien Tak Ada
Riau24.com-Sejauh ini, dari penelitian yang dilakukan ilmuwan terhadap beberapa galaksi yang dekat dengan galaksi Bima Sakti, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan peradaban alien sama sekali. Bahkan beberapa kalangan menyimpulkan jika alien sebenarnya adalah makhluk yang tidak pernah ada.

Penelitian yang dilakukan melalui galaksi bukanlah sebuah penelitian yang tidak memiliki dasar, sebelumnya galaksi diketahui memancarkan energi panas dalam jumlah yang sangat besar yang diduga adalah energi yang dihasilkan dari peradaban alien. Namun apa yang didapatkan ilmuwan dari meneliti energi tersebut hanyalah energi alami dari debu kosmik. Penulis studi yang juga astrofisika di Universitas Leiden, Michael Garret mengatakan, "Sistem yang selama ini memang perlu penyelidikan lebih lanjut.

Namun setidaknya, energi yang selama ini diteliti telah dianalisis secara ilmiah." Sementara itu astrofisikawan asal Rusia, Nikolai Kardashev pada tahun 1964 telah mendefinisikan tiga tingkat peradaban berdasarkan kemampuan memanfaatkan sumber energi yang ada. Sejak saat itu, banyak studi yang dilakukan, sampai akhirnya muncul tingkatan baru. Pada saat itu diketahui jika bumi sebenarnya berada di skala yang sangat rendah, yakni pada tipe 0,7. Hal ini bisa disimpulkan dari pemanfaatan energi bumi oleh manusia sangat kecil.

Terlepas hal itu, kelompok astronom yang dipimpin oleh ilmuwan dari Pennsylvania State University, Jason Wright telah mempelajari lebih sekitar 100 ribu galaksi yang sudah terdaftar. Dalam penelitian tersebut mereka menggunakan pesawat milik NASA yang paling canggih untuk mengamati dan mencari tanda-tanda peradaban tipe III (peradaban yang dinilai mampu memanfaatkan energi dari seluruh galaksi), yakni pesawat Wide-Field Infrared Survey Explorer (WISE).

Dikutip dari laman Space Wright mengatakan, "Peradaban tersebut pastilah amat canggih." "Peradaban tersebut dapat menjajah beberapa bintang dalam galaksi berbeda dan menggunakan semua energi yang didapat.

Berdasarkan hukum termodinamika, energi yang dimanfaatkan seperti itu tak bisa dihancurkan tapi dapat dipantau melalui gelombang inframerah. "Mirip komputer yang memancarkan panas," lanjutnya. Dari 93 galaksi yang diteliti dan memancarkan gelombang inframerah skala menengah, ia menemukan sumber dari studi sebelumnya untuk mencari sumber radiasi ekstrem.

Namun setelah diteliti lebih dalam, energi tersebut hanyalah energi yang muncul secara alami dari debu kosmik dan panas yang dihasilkan dari pembentukan bintang masif baru. Dengan begitu Wright menyimpulkan jika peradaban alien berada di tipe yang sangat tinggi, langka, atau bahkan tidak ada. "Untuk sementara kita bisa tidur dengan tenang. Invasi alien, dalam waktu dekat, tidak ada," ujar Garreth. Setelah ini, ia dan tim akan mencoba mengidentifikasi peradaban Tipe II, yang memanfaatkan energi dari bintang tunggal. "Peradaban ini mungkin lebih umum ketimbang Tipe II," lanjutnya.

Namun ia juga masih memikirkan terkait kemungkinan salah perhitungan. Ia mengatakan, "Bisa saja kita yang salah menghitung alam semesta." "Atau, bisa saja alien yang memiliki peradaban Tipe III jauh lebih hemat energi dan hanya membuang sedikit limbah panas. Yang terpenting, sekarang kami akan terus mencari untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik," tandasnya. 

R24/noe/infoal

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru