riau24 Diduga Empat Pelaku Pembakaran Lahan di Tambang Beraksi di Tiga Lokasi | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Diduga Empat Pelaku Pembakaran Lahan di Tambang Beraksi di Tiga Lokasi

0
Tersangka pelaku dugaan pembakar lahan di Tambang
Berita Riau -  Diduga Empat Pelaku Pembakaran Lahan di Tambang Beraksi di Tiga Lokasi

Kampar-Riau24.com-Sebanyak empat (4) orang diduga pelaku pembakaran lahan yang menyebabkan kabut asap yang menganggu jarak pandang beberapa waktu lalu di Kecamatan Tambang beraksi di tiga (3) lokasi.

Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono melalui Kasat Reskrim AKP Hotmatua Ambarita saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2015) mengatakan bahwa pihak Kepolisian sangat serius dalam menangani kasus pembakaran lahan yang sangat meresahkan masyarakat luas ini.

"Para pelaku ini nantinya akan dijerat dengan UU Lingkungan Hidup agar sanksi hukumnya bisa membuat jera pelaku pembakaran lahan ini," tegasnya.

Berdasarkan data dari Kepolisian, bahwa kejadian pertama yaitu pembakaran lahan di dusun II Tarap Mandiri, desa Tarai Bangun, kecamatan Tambang yang terjadi pada hari Ahad (20/09/2015) sekira pukul 15:30 WIB dengan tersangka DH (53) seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang tinggal di dusun II, Keramat Sakti, desa Kubang Jaya, kecamatan Tambang.

DH ditetapkan sebagai tersangka bersama anaknya FZ (27) yang secara bersama diketahui dengan sengaja melakukan pembakaran lahan.

Kejadian kedua yaitu pembakaran lahan di dusun V, desa Aur Sati, kecamatan Tambang yang juga terjadi pada hari Ahad (20/9/2015) sekira pukul 17:00 WIB dengan tersangka MR (54) petani yang tinggal di desa Padang Luas, kecamatan Tambang.

Adapun lahan yang dibakar tersangka MR ini adalah bekas lahan karet seluas 1 hektar yang sudah ditebang dan menurut pengakuannya akan diganti dengan tanaman lain.

Tersangka yang terakhir ditetapkan oleh jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Kampar adalah MH (45) warga yang tinggal di Perumahan Graha Rajawali, kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Tersangka MH diduga melakukan pembakaran lahan pada hari Rabu (9/9/2015) lalu di lahan kaplingan milik Masril yang berlokasi di dusun I, desa Rimbo Panjang, kecamatan Tambang.

Akibat pembakaran lahan di lokasi kaplingan tersebut, kemudian menjalar ke lahan gambut yang mengakibatkan kebakaran yang luas.

Setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi akhirnya pada hari Senin (21/9/2015) lalu, MH ditetapkan sebagai tersangka.

R24/mrd/arif

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru