riau24 Tiga Perusahaan Besar di Siak Ini Bikin Resah Warga | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Tiga Perusahaan Besar di Siak Ini Bikin Resah Warga

0
Salah Satu Alur Limbah Cemari Lingkungan
Berita Riau -  Tiga Perusahaan Besar di Siak Ini Bikin Resah Warga
Siak-Riau24.com-Pada umumnya kegiatan perusahaan-perusahaan menimbulkan permasalahan pada pengoperasionalanya. Khusus itu, masalah limbah jadi keluhan oleh masyarakat disekitar operasional perusahaan tersebut.
 
Misalnya di Kabupaten Siak yang menjadi keluhan masyarakat. Ada sebanyak tiga perusahaan besar berada di Kabupaten Siak, yakni PT IKPP, PT Panca Eka, dan PT Teguh Karsa Wahana Lestari. Ini ternyata belum memenuh standar pengelolaan limbah.
 
Karena seyogyanya, pengelolaan limbah ini harus dilakukan secara baik dan benar. Hal itu yang tidak dilakukan, sehingga persoalan ini memberi dampak buruk terhadap masyarakat berdomisili di sekitar daerah operasional perusahaan. Dan terus dikeluhkan.
 
Misalnya, PT IKPP yang berada di Perawang Kecamatan Tualang, ini masih menyemburkan serbuk hitam dari pengolahan batubara.
"Kondisi pencemaran udara telah meresahkan warga, apalagi saat debu banyak diakibat Karlahut di Riau," sebut Nurmadi.
 
Di Kampung Lanjung, Kecamatan Siak, juga terjadi protes terhadap 
keberadaan PT Panca Eka yang j menyemburkan serbuk hitam dari pabrik yang mengolah kayu lapis itu. Bahkan ini telah sering warga sampaikan keluhan, tapi tak juga direspon perusahaan.
 
Selain PT IKPP, serta PT Panca Eka. Ternyata PT Teguh Karsa Wahana Lestari (TKWL) berada di Kecamatan Siak juga menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Karena diketahui itu
Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) belum selesai.
 
"Meski saat ini sudah beroperasi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) punya PT TKWL. Namun untuk IPAL tak selesai. Tandan kosong (tankos) ditumpuk di dekat parit-parit milik warga, sehingga membusuk. Dan air parit berubah warna, baunya sangat busuk," katanya.
 
Rahmad menyebutkan, PT TKWL ini sudah jelass cemari lingkungan disekitar pemukiman warga. Yang dikarena air di parit ini tidak dapat lagi dimanfaatkan. Sedangkan hal bau tidak sedap dari limbah itulah menyengatkan sekali. Warga juga minta Pemkab peduli. R24/dai/lin 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru