riau24 Masyarakat Banglas Sesalkan Jalan Bambu Kuning Tidak Kunjung Diperbaiki | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Masyarakat Banglas Sesalkan Jalan Bambu Kuning Tidak Kunjung Diperbaiki

0
Kondisi Jalan Bambu Kuning di Desa Banglas saat ini amat memperihatinkan
Berita Riau -  Masyarakat Banglas Sesalkan Jalan Bambu Kuning Tidak Kunjung Diperbaiki

Meranti-Riau24.com-Pembangunan sarana jalan merupakan salah satu bentuk kebutuhan masyarakat dalam kelancaran perekonomian masyarakat serta kenyamanan pengguna jalan yang melewati jalan tersebut.

Mirisnya dengan APBD Kepulauan Meranti yang begitu besar saat ini, namun masih ada juga kondisi jalan yang sangat memperihatinkan dan bahkan ruas jalan tersebut ramai digunakan masyarakat.

Seperti yang terjadi di jalan Bambu Kuning Desa Banglas Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Kepulauan Meranti, dimana jalan tersebut kondisinya sudah rusak parah dan memperihatinkan. Bahkan jika di musim hujan tiba, badan jalan dipenuhi air dan menyulitkan masyarakat untuk melewatinya.

Keluhan ini disampaikan salah seorang tokoh masyarakat Desa Banglas, Idris (40) kepada wartawan, Senin (28/9/2015). Dijelaskannya, kondisi jalan tersebut sudah lama rusak, namun hingga saat ini pemerintah terkesan tutup mata dan tidak ada sentuhan pembangunan di jalan ini.

"Parahnya lagi pak, pihak Pemkab Meranti kalau kita lihat dari dulu terus turun ke jalan ini untuk meninjau kelapangan dan mengukur, kalau tidak salah sudah lebih kurang 5 kali dilakukan pengukuran oleh Pemkab Meranti melalui instansi terkait, tetapi sampai kita mau pergantian Bupati pun realisasi pembangunannya tak nampak dimata, ini yang kita sayangkan dengan Misi Meranti yang katanya pembangunan berbasis kepentingan masyarakat, tapi apa?,” tegas Idris.

Oleh sebab itu, atas nama masyarakat ia sangat berharap jalan tersebut segera diperbaiki Pemerintah Kabupaten, sebab Jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat desa Banglas dan desa Lukun dalam peningkatan ekonomi, sehingga dengan sarana yang baik pula maka semua aspek bisa dengan mudah dilakukan di desa ini.

Menurutnya, kerusakan jalan tersebut bila tidak dibangun secepatnya dapat membahayakan masyarakat pengguna jalan, sebab besi angker jalan pun nampak tumbuh keatas dan membahayakan, apa lagi pada malam hari dan hujan. “Kasihan masyarakat kita pak,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia meminta kepada Pemkab Meranti melalui Dinas terkait untuk tidak menutup mata sehingga pembangunan di Kepulauan Meranti bisa lebih baik dan sesuai yang diharapkan masyarakat.

R24/mrd/andi

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru