riau24 Aksi Pencurian Marak | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Warga Teluk Belitung Meranti Resah,

Aksi Pencurian Marak

0
Ketua Karang Taruna Kecamatan Merbau, Bustami
Berita Riau -  Aksi Pencurian Marak

Meranti-Riau24.com-Maraknya aktivitas pencurian atau maling yang kerap menggasak puluhan rumah warga tempatan dan sekitarnya terjadi diwilayah Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, membuat warga tempatan semakin gerah.

Sejak beberapa bulan terakhir ini banyak warga kehilangan barang elektronik, seperti handphone dan laptop. Selain itu maling juga menggasak uang pemilik rumah.

Informasi yang didapat wartawan di lapangan menyebutkan, selain rumah warga yang menjadi target sasaran maling, rumah ibadah, seperti Masjid dan Mushalla juga menjadi sasaran target maling yang hingga kini belum tertangkap tangan saat beraksi.

Warga mengharapkan, agar maling yang telah meresahkan warga tempatan itu secepatnya dapat tertangkap tangan. Hal itu dikatakan Ketua Karang Karuna Kecamatan Merbau Bustami saat bincang-bincang di Teluk Belitung Senin (28/9/2015), seraya menceritakan kronologis kejadian pada salah satu rumah warga Kelurahan Teluk Belitung yang berhasil digasak maling dua malam lalu.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Merbau itu menuturkan, dua malam yang lalu rumah Iza yang terletak di jalan Ahmad Yani berhasil dimasuki pencuri (maling), pencurinya belum diketahui identitasnya.

Menurut pemilik rumah korban pencurian, Iza menyebutkan, maling diketahui masuk rumahnya lewat tengah malam, dia (Iza) melihat pencuri itu keluar dari rumahnya, tetapi pencuri tersebut seakan-akan tidak memakai pakaian lengkap, wajah ditutup.

Bustami yang tinggal di Jalan Sudirman persimpangan jalan Yos Sudarso Kelurahan Teluk Belitung itu menyebutkan, sejak beberapa bulan terakhir ini sudah banyak rumah warga yang berhasil dimasuki pencuri.

Lurah Teluk Belitung Kamsiatun, S.H saat dikonfirmasi terkait keresahan warganya dengan aksi pencurian melalui sambungan telfon serulernya Senin (28/9/2015) mengatakan, pihaknya sudah menyarankan kepada warga melalui RT untuk tidak memata-matai pencuri lagi. “Kita kontrol saja dan dimonitor aktivitasnya, hingga dia (maling,red) sampai dikediamannya, cek dalam tasnya, seandainya ada kehilangan, buat laporan ke pihak berwajib,” kata Kamsiatun.

Diakuinya, kalau yang mencuri kedai-kedai itu, pihaknya menduga masih anak dibawah umur, ia sudah menyarankan lewat RT di lingkungan masing-masing, namun RT nya belum menjalankan.

R24/mrd/andi

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru