riau24 Bupati Pelalawan: Tak Ada Alasan Perusahaan Tak Terima Bekerja | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Terkait 87 Mahasiswa Tamatan AKNP

Bupati Pelalawan: Tak Ada Alasan Perusahaan Tak Terima Bekerja

0
Bupati Pelalawan, HM Harris
Berita Riau -  Bupati Pelalawan: Tak Ada Alasan Perusahaan Tak Terima Bekerja

Pelalawan-Riau24.com-Pada kesempatan membuka kuliah umum 62 mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Pelalawan (AKNP), Senin (28/9/2015) di Pangkalan Kerinci, Bupati Pelalawan HM Harris kembali menegaskan kepada perusahaan yang beroperasi di wilayah ini agar mempekerjakan 87 mahasiswa tamatan AKNP.

“Tidak ada alasan bagi perusahaan yang beroperasi di Pelalawan untuk menerima bekerja bagi 87 mahasiswa AKNP yang akan diwisuda perdana bulan depan,” kata Bupati Pelalawan, HM Harris.

Menurut Bupati, tujuan didirikannya perguruan tinggi di daerah ini adalah untuk menekan angka pengangguran di kalangan para mahasiswa yang tamat di Pelalawan. Ia mengakui, sebagai Bupati, ia sudah mengikuti aturan main yang berlaku dengan program studi dan jurusan yang diberikan pada mahasiswa sesuai keterampilan yang berorientasi pada dunia usaha dan industiri.

"Hal itu kita lakukan dengan maksud agar para mahasiswa setelah tamat kuliah bisa diterima bekerja di perusahaan di Pelalawan. Selain itu, dalam mendirikan perguruan tinggi AKNP Pelalawan tersebut kita juga telah melakukan MoU dengan sejumlah perusahaan dengan maksud agar almni bisa langsung diterima di perusahaan,” tegas HM Harris.

Disebukan HM Harris, di Pelalawan terdapat 1.012 orang sarjana yang menganggur. Karena para sarjana. yang tamat kuliah belum bisa menciptakan lapangan kerja dan hanya bisa untuk bekerja. Sebenarnya uang yang beredar di kabupaten Pelalawan mencapai Rp 763 miliyar setiap bulannya namun tak lebih dari 5 persen dari jumlah tersebut yang bisa dinikmati masyarakat Pelalawan.

"Karena dengan sejumlah uang tersebut tersebar di semua perusahaan di Pelalawan setiap bulannya hanya 20 persen saja (Rp 63 M, Red) yang beredar di masyarakat Pelalawan. Tentu saja peredaran uang ini mesti dinikmati oleh masyarakat,” katanya.

R24/mrd/suhemri

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru