riau24 Polres Pelalawan Belum Tetapkan Tersangka Karhutla | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Polres Pelalawan Belum Tetapkan Tersangka Karhutla

0
Petugas Polres Pelalawan ikut serta memadamkan api pada lahan yang terbakar
Berita Riau -  Polres Pelalawan Belum Tetapkan Tersangka Karhutla

Pelalawan-Riau24.com-Kasatreskrim Polres Pelalawan, AKP JM Raja Gukguk S.Ik, Senin (28/9/2015) mengaku pihaknya telah mem-policeline dan sedang mengusut tiga perusahaan di kabupaten Pelalawan yang diduga melakukan pembakaran lahan baru-baru ini. Namun Kasatreskrim mengaku hingga kini belum melakukan pengambilan sampel di areal lahan perusahaan yang terbakar tapi sudah mulai mengusutnya.

AKP JM Raja Gukguk menuturkan meski pihaknya telah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi dari tiga perusahaan yang diduga melakukan pembakaran lahan namun belum ditetapkan sebagai tersangka "Sekarang kami baru sedang dalam proses pemanggilan dan pemeriksaan sejumlah saksi dari pihak perusahaan yang sedang diusut tersebut. Dari sejumlah saksi yang telah kami periksa belum ada tersangka," ujarnya.

Karena, menurut Raja Gukguk, untuk memproses kasus karhutla yang dilakukan koorporasi memerlukan waktu 2-3 bulan lamanya baru bisa ditetapkan tersangkanya. "Karena untuk mengusut kasus karhutla dilakukan koorporasi memerlukan keterangan saksi ahli pidana lingkungan hidup. Kini kami belum panggil dan minta keterangan dari saksi ahli pidana lingkungan hidup terkait kasus kebakaran lahan di areal lahan di tiga perusahaan yang sedang kami usut tersebut," tegasnya.

Hanya saja, pengakuan Kasatreskrim itu bertolak belakang dengan keterangan yang menyebutkan untuk mengusut kasus kathutla yang dilakukan koorporasi perlu waktu 2-3 bulan baru bisa diketahui tersangkanya. Tapi Kalau kasus karhutla PT. LIH tak sampai sebulan pengusutan sudah berhasil menetapkan tersangkanya.

Kemudian Kasatreskrim mengaku bahwa pihaknya belum akan membeberkan nama-nama setiap perusahaan yang terlibat karhutla di Pelalawan yang sedang diusutnya. “Sampai jelas betul tiga perusahaan itu apakah memang terlibat karhutla,” katanya.

“Ada waktunya nanti akan kami sebutkan nama tiga perusahaan yang kami usut tersebut. Perusahaan yang kami usut berbeda dengan perusahaan yang diusut Polsek Bandar Sei Kijang yang mengusut PT. PMBN dan PT.GMRS," terangnya.

R24/mrd/suhemri

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru