riau24 Atasi Karlahut, BNPB Sudah Kerahkan 25 Pesawat dan Helikopter untuk Bom Udara  | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Atasi Karlahut, BNPB Sudah Kerahkan 25 Pesawat dan Helikopter untuk Bom Udara 

2
Kebakaran Lahan dan Hutan, Kian Parah Timbulkan Kabut Asap
Berita Riau -  Atasi Karlahut, BNPB Sudah Kerahkan 25 Pesawat dan Helikopter untuk Bom Udara 
Pekanbaru-Riau24.com-Disaat ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menuntas permasalahan kabut asap terjadi di Indonesia, maka mengerahkan 25 pesawat, dan helikopter untuk Bom Udara.  
 
"Untuk hal operasi water bombing (pemboman air) yang padamkan api sejumlah daerah di Indonesia. Seperti di Pulau Sumatera serta Kalimantan. Maka, dikerahkan 25 pesawat dan helikopter. Dikarena, kabut asap sudah makin dikeluh," kata Sutopo Purwo Nugroho.
 
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB inipun mengatakan,
pesawat serta helikopter ini untuk water bombing. Diantaranya ada 19 heli water bombing, 2 pesawat Air Tractor water bombing, juga 4 pesawat hujan buatan. Kemudian itu dibagi daerah operasional.
 
"Dari 19 heli yang ada tersebar di Riau sebanyak 3 unit, dan Jambi 4, Sumsel 5, Kalbar 2, Kalteng 3, dan Kalsel 2. Kemudian ada dua pesawat Air Tractor dari pihaknya Kementerian LHK ditempatkan di Sumsel. Sementara itu 4 pesawat hujan buatan ini di Riau, Sumsel, Kalbar dan Kalteng," katanya.
 
Disebutkannya, operasi udara ini merupakan yang terbesar jikalau dibandingkan tahun 2014 didalam mengatasi Karlahut. Sebab tahun 2014, operasi udara didukung 12 heli dan 3 pesawat hujan buatan. Maka katanya, untuk anggaran ini tidak sedikit diperuntukan.
 
Dikesempatan itu, Sutopo Purwo Nugroho menambahkan, kalau ini untuk operasi darat dikerahkan itu 20.837 personil tim gabungan dari BNPB, BPBD, TNI, Masyarakat Peduli Api, Polri dan Manggala Agni, serta lainnya.
 
Sebanyak 3.773 personil TNI dari pusat telah diperbantukan. Kalau di Provinsi Riau ini 1.444 personil, Sumsel 1.294 personil, Kalteng 500 personil, dan juga Kalsel 535 personil. Sedangkan Polri satuan Brimob dan Penyidik dari pusat yang dikerahkan 770 personil.
 
Namun sebutnya, cuaca kering ini maka terbatasnya air dan sarana prasarana serta luasnya wilayah yang terbakar, tentu jadi kendala dalam pemadaman. Memang api yang ada sudah padam terbakar. Tetapi ini kembali, karena gambut terbakar di bawah permukaan.
 
R24/dai
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nunik
Selasa, 29 September 2015 21:39 wib
Yg baru komentar sirik kale.. liat riau 24 hdp kbl. Jalan terus riau24. Bravo!!
R24
Selasa, 29 September 2015 19:58 wib
Ini R24 muncul lagi sebagai informasi bagi publik apa untuk kepentingan PAK BELALANK saja, kalo untuk itu bagusnya tidak usah.... Karena dipastikan tidak akan ada yang mau milih...... HANYA MODUS
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru