riau24 Nasimah Warga Sipungguk Alami Kerugian Rp 39 Juta | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Uang Untuk Umroh Digasak Maling

Nasimah Warga Sipungguk Alami Kerugian Rp 39 Juta

0
Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Kampar
Berita Riau -  Nasimah Warga Sipungguk Alami Kerugian Rp 39 Juta

Kampar-Riau24.com-Sungguh malang nasib Nasimah (73) warga Dusun Teratak, Desa Sipungguk, Kecamatan Salo. Cita-citanya yang sudah lama ingin pergi Umroh ke tanah suci, malah harus kehilangan uang karena diambil maling. Total kerugian nenek yang akrab disapa Maktuo di kampungnya ini mencapai Rp 39 juta.

Berdasarkan informasi yang didapat bahwa kejadiannya pada hari Rabu (30/9/2015) lalu sekira pukul 11:30 WIB, saat Maktuo Nasimah pergi ke sungai Kampar mencuci pakaian. Rumahnya dikunci gembok, setelah pulang dari sungai, jantungnya berdebar keras, karena gembok rumahnya sudah dirusaki maling. Ia pun bergegas melihat uang simpanannya di dalam kamar, ternyata dikamarnya sudah acak-acakan. 

Sebelumnya, ia menyimpan uang dalam dompet berisi uang Rp 36 juta berbentuk uang rupiah dan uang ringgit Malaysia berjumlah 350 ringgit. Selain itu sebentuk cincin emas seharga Rp 1.500.000 juga raib dibawa kabur maling, sehingga total kerugian seluruhnya diperkirakan sebesar Rp39 juta.

 Nasimah yang tinggal sendirian di rumahnya itu, sudah berupaya meminta tolong pada Ustadz HM Rasyid di Sipungguk untuk melunakkan hati maling supaya uangnya bisa kembali. Namun sudah lima hari uang tersebut tak kembali juga. 

Akhirnya Nasimah melaporkan kejadian itu ke Polsek Bangkinang Barat di Kuok, Ahad (4/10/2015). Laporannya diterima penyidik Amrizal Tanjung dengan dilengkapi berkas laporan dan ditandatangani dua orang saksi korban.

Kepada penyidik, Nasimah mengatakan uangnya itu akan dijadikan untuk biaya Umroh ke tanah suci Mekkah. "Saya tidak simpan ke Bank, karena uang itu saya kumpulkan dari zakat -zakat orang ke saya, termasuk bantuan subsidi BBM dari pemerintah. Uang itulah yang saya kumpulkan terus menerus," ujarnya.

Korban merasa curiga karena sepulang dari mencuci ia menemukan tiga orang laki-laki didepan rumahnya. Namun ia tidak tahu nama-namanya. Salah satunya kulitnya hitam, mukanya lonjong, berusia sekitar 22 tahun. laki-laki tersebut memakai singlet dan celana panjang hitam, berpura-pura ingin membeli serai dan kunyit untuk pesta perkawinan. Namun dijawab oleh Nasimah bahwa kunyit dan serai itu tak dijualnya. 

Nasimah merasa heran dan berfirasat lain bahwa laki-laki itu hanya sekedar meragukan pikirannya atau mengalihkan pandangan agar korban tidak mengetahui aksi maling telah terjadi saat itu.

Ketika akan membuka kunci pintu rumahnya, korban Nasimah mendapati kunci gemboknya sudah tidak utuh lagi dan laki-laki tadi sudah kabur semua. Di depan rumah Nasimah itu memang selalu ramai remaja dan pemuda nongkrong-nongkrong dari siang sampai larut malam. 

Bahkan menurut Wawan, tetangga korban, di sekitar rumah Nasimah itu selalu dicurigai anak-anak muda mengkonsumsi narkoba. 

Kanit Reskrim Polsek Bangkinang Barat Kuok, Suparno akan berupaya mengungkap kasus tersebut. "Sabar mak ya? Banyak-banyak berdoa, mudah-mudahan bisa segera kita ungkap,"  ujarnya kepada Nasimah meyakinkan.

R24/mdi/rif

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru