riau24 Warga Kampung Bahtera Makmur Gantung Diri di Pohon Karet | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Warga Kampung Bahtera Makmur Gantung Diri di Pohon Karet

0
salah satu warga di Rohil ditemukan gantung diri
Berita Riau -  Warga Kampung Bahtera Makmur Gantung Diri di Pohon Karet

Rohil-Riau24.com-Salah satu warga kampung Bahtera Makmur Kota, Marihot Butar-butar (29) anak ke  5 dari 7 bersaudara ditemukan tewas tergantung di Pohon karet di perkebunan karet PT. Kura yang berada persis di belakang kediamannya, pada Senin (5/10/2015).

Marihot ditemukan pertama kali oleh Parlin (abang kandung korban, red) sekitar pukul 10.00wib di belakang rumah yang berjarak sekitar 50 meter itu dengan kondisi sudah tak bernyawa yang tergantung di atas Pohon karet dengan seutas tali nilon warna putih.

Korban baru saja menikah dengan Boru Sitanggang sekitar setahun lalu. Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai tukang tambal ban dan membuka warung (kios) di Km 3 dekat Simpang Bambu Kuning.

Sebelum ditemukan tewas tergantung, korban meninggalkan rumahnya, Ahad (4/10/2015) sekitar pukul 14.00 WIB. Hingga malam tiba, Marihot tidak kunjung pulang, lantas isterinya menghubungi keluarga suaminya itu dan langsung berusaha mencari.

Bahkan keluarganya sudah mencari ke tempat korban biasa mangkal namun tak kunjung ditemukan. Hingga pagi tiba, abang korban tergerak untuk mencari di belakang rumah yang merupakan hutan karet. Saat keluarga korban menelusuri kebun karet itu, sontak abang korban (Parlin) kaget karena melihat adiknya sudah tergantung kaku di pohon karet.

Melihat pemandangan ini, abang korban langsung berteriak dan mencari pertolongan guna menurunkan adiknya yang sudah tergantung kaku tak bernyawa. Ronald Butar-butar yang merupakan kakak korban mengaku sangat syok atas kejadian tersebut dan juga tidak mengetahui apa penyebabnya sehingga adiknya tersebut bisa berbuat nekat seperti itu.

"Kalaupun ada masalah kan bisa dibicarakan, tapi mau dibilang apa ini sudah terjadi, memang adik saya ini pribadinya agak tertutup dan kadang-kadang juga agak sensitif, tapi dia itu sangat sayang sama keluarganya, sama keponakannya sering ngasih uang, sedih kali saya kenapa secepat ini dia meninggalkan kami semua," kenangnya pilu.

Salah seorang tetangga korban yang menolak disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa istri korban mengatakan bahwa memang ada cekcok sebelum korban tersebut pergi meninggalkan rumah. "Kata istrinya memang sebelumnya ada pertengkaran kecil karena masalah sepele, "ungkap wanita yang tidak mau disebutkan namanya tersebut.

Selanjutnya, petugas kepolisian yang mendapat informasi itu langsung menuju tempat kejadian bersama tim medis puskesmas Bagan Batu guna mengevakuasi korban gantung diri tersebut.

Kepala Puskesmas Bagan Batu,dr Josafat Silalahi usai melakukan visum mengatakan bahwa dugaan sementara korban murni bunuh diri. "Simpulnya tidak simpul mati, permukaan simpulnya tidak rata, lidah tergigit, lebam daerah anggota tubuh bagian bawah, luka leher terlihat jeratan tali, tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban," terangnya.

Sementara itu Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol Dody Harza Kusuma SH SIK MSi ketika dikonfirmasi membenarkan atas kejadian itu. "Ya, anggota sudah olah TKP, kasus ini masih dalam penyelidikan kita," jelas Kapolsek Kompol.

R24/mdi/yan
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru