riau24 Jadi Korban Asap, Warga Riau Siapkan Tiga Gugatan | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Jadi Korban Asap, Warga Riau Siapkan Tiga Gugatan

0
Salah Satu Lahan Terbakar
Berita Riau -  Jadi Korban Asap, Warga Riau Siapkan Tiga Gugatan
Pekanbaru-Riau24.com-Warga Riau korban asap yang selama ini menyerukan perlawanan tehadap aksi pembakaran lahan. Makanya harus menempuh upaya hukum, selain terus melakukan gerakan non hukum.
 
"Semua upaya harus kita lakukan melawan asap, baik upaya hukum maupun non hukum. Sudah 135 hari kita menghirup asap dan tidak ada tanda-tanda asap menghilang," kata Heri Budiman, salah satu penggagas grup Facebook #melawan asap yang beranggotakan 4.941 facebookers, Selasa (6/10/2015).
 
Ketua DPH LAM Riau, Al Azhar mengapresiasi, pemerintah sudah berupaya keras memadamkan api karhutla di Riau. Namun, dampak kabut asap yang menyengsarakan rakyat Riau, sampai saat ini belum berhasil diatasi pemerintah. Segala cara perlu kita lakukan untuk menyadarkan dan memperbaikikinerja pemerintah dan korporasi menghilangkan karhutla dan asap di Bumi Melayu.
 
"Ruang hidup yang bebas dari asap adalah hak azasi, memperjuangkannya adalah memperjuangkan keadilan dan keadaban," lanjut Al Azhar.
 
Sementara itu, Koordinator Walhi, Riko Kurniawan, upaya hukum dilakukan dalam tiga bentuk gugatan, yakni Citizen Law Suit, Class Action, dan Legal Standing. Ketiga gugatan tersebut, ujarnya, menunjukkan hak-hak azasi warga negara tidak dilindungi dan dipenuhi oleh negara. 
 
Juga bentuk pelanggaranyang dilakukan oleh korporasi karena sengaja melalaikan konsesinya terbakar, kata Riko. "Gugatan ini menunjukkan warga sebagai subjek yang terkena langsung dampak asap tanpa ada perhatian yang layak dari pemerintah," sambungnya.
 
Pihaknya mendesak pemerintah daerah, seperti gubernur dan bupati/walikota yang daerahnya terpapar asap untuk melakukan dan menggunakan Hak Gugat Pemda terhadap korporasi pembakar hutan dan lahan. Untuk Riau, jika merujuk laporan Kepala Dinas Kehutanan kepada Menteri Lingkungan Hidup baru-baru ini, ada 12 perusahaan HTI pembakar hutan dan lahan gambut.
 
Untuk gugatan Legal standing, kata Riko, nantinya akan dilakukan organisasi Jikalahari, sedangkan citizen law suit akan diwakil oleh Heri Budiman selaku masyarakat. "Insya Allah dalam dua minggu ini gugatan akan diajukan ke Pengadilan Negeri," kata Riko.
 
Sedangkan untuk gugatan class action yang penggugatnya dari kelompok masyarakat dirugikan akibat asap, maka nantinya akan menghimpun berbagai kelompok masyarakat. Mulai hari ini ujarnya akan mempersiapkan sejumlah posko bagi masyarakat yang ingin ikut menggugat pemerintah dan perusahaan. 
 
Posko yang sudah menyatakan siap untuk menampung gugatan masyarakat antara lain berada di Sekretariat Walhi, Rumah Budaya Siku Keluang, Kantor PWI Riau, HMI Riau, dan nantinya akan terus bertambah.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru