riau24 Masih dalam Tahap Pendalaman Polda Riau | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Kasus Dugaan Proyek Perangkat Aplikasi Di Disdik Rohil

Masih dalam Tahap Pendalaman Polda Riau

0
Petugas sedang memeriksa adanya dugaan penyimpangan pengadaan alat edukatif multikonten di Disdik Rohil
Berita Riau -  Masih dalam Tahap Pendalaman Polda Riau

Rohil-Riau24.com-Proyek pengadaan Perangkat Edukatif Multikonten di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menjadi sorotan publik. Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Riau tengah mendalami kasus kasus tersebut.

Kasus ini berupa dugaan penyelewengan barang dan jasa untuk sekolah Tingkat SD, SMP dan SMA se-Kabupaten Rokan Hilir pada tahun anggaran 2014.silam.

Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, saat dikonfirmasi terkait perkembangan kasus yang diduga menelan anggaran sebesar Rp30 miliar lebih tersebut, Senin (7/9/2015).kemaren kepada wartawan.

Lebih lanjut,mantan Kapolres Pelalawan tersebut menerangkan kalau penyidik juga akan meminta klarifikasi sejumlah pihak yang diduga mengetahui proyek tersebut. "Tim juga akan meminta klarifikasi termasuk permintaan saksi ahli, seperti panitia lelang dan LKPP," sebut Guntur.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, proyek pengadaan perangkat aplikasi Edukatif Multikontent untuk SD, SMP dan SMA se-Kabupaten Rokan Hilir pada tahun anggaran 2014 oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir, diduga sarat penyimpangan.

Proyek senilai Rp 30,9 miliar itu, pemenangnya terdiri dari tiga perusahaan diantaranya PT Shakhaindo Jaya Persada dengan nilai penawaran Rp 10,8 miliar, PT Mahardika Karya dengan nilai penawaran Rp9,9 miliar dan PT Dinamika Airufindo Persada dengan nilai penawaran Rp9,3 miliar.

Waktu lelang proyek yang tercantum pada tanggal 2 hingga 8 Desember 2014, dan dalam waktu singkat, panitia Pokja segera menetapkan pemenang pada tanggal 15 Desember 2014. Selanjutnya, penandatanganan kontrak dilakukan pada tanggal 23 Desember 2014.

Diduga ada pengaturan dalam penetapan pemenang tender. Selain itu, perusahaan pemenang dengan cepat memobilisasi alat peraga dan mendistribusikannya ke sekolah-sekolah. Padahal, nilai proyek itu mencapai puluhan miliar dan kuantitas barang mencapai ribuan unit.

Berkaitan dengan proses lelang, sebelum tender itu berjalan, produk untuk proyek Proyek pengadaan perangkat aplikasi Edukatif Multikontent untuk SD, SMP, SMA se-Kabupaten Rokan Hilir sudah disiapkan oleh perusahaan pemenang jauh-jauh hari. Sedangkan proses lelang itu hanya formalitas belaka.

Sebelumnya wartawan pernah mengorek informasi lebih jauh mencuatnya persoalan ini di media online adanya dugaan penyimpangan lelang proyek pengadaan multikontent. Terkait dengan itu juga pernah dibantah oleh Kadis Pendidikan Ir Amiruddin bahwa pengadaan perangkat aplikasi multikontent tak ada masalah sudah sesuai prosedur lelang.

R24/mdi/yan

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru