riau24 Kejaksaan Tuntut Mati Empat Pengedar Ganja asal Aceh | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Kejaksaan Tuntut Mati Empat Pengedar Ganja asal Aceh

0
Polisi berjalan menuju ladang tanaman ganja siap panen di Desa Pulo, Kawasan Pegunungan Seulawah, Aceh Besar, Aceh, Rabu (19/8). (ANTARA FOTO/Ampelsa)
Berita Riau -  Kejaksaan Tuntut Mati Empat Pengedar Ganja asal Aceh

Jakarta-Riau24.com-Kejaksaan Negeri Jakarta Barat menuntut mati empat terdakwa pengedar narkoba jenis ganja pada sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Para pengedar narkoba itu dituntut mati oleh Kejaksaan setelah ditangkap membawa ganja dari Aceh ke Jakarta. 

"Ya, mereka sudah dituntut hukuman mati oleh jaksa. Tapi putusannya belum dijatuhkan karena masih dalam tahap tuntutan," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Reda Mantovai, Rabu (7/10/2015).

Keempat pengedar narkoba yang dituntut mati oleh Kejari Jakarta Barat adalah Masykur, Muhammad Nasir, Bambang Adrianto, dan Zaini Jamaluddin. Dari keempat terdakwa, hanya Masykur pengedar yang ditangkap di kesempatan berbeda oleh Kepolisian Resor Jakarta Barat.

Sebagai informasi, Bambang dan Zaini telah ditangkap oleh pihak kepolisian sejak 24 Desember tahun lalu saat membawa 1,3 ton ganja di dalam sebuah truk dari Aceh menuju Jakarta. Setelah melakukan penelusuran lanjutan, pihak kepolisian berhasil melacak dan menangkap Nasir yang merupakan atasan dua orang tersebut pada 30 Desember 2014.

Setelah itu, Polres Metro Jakarta Barat berhasil meringkus aktor utama peredaran ganja dari Aceh menuju Jakarta pada 11 Februari lalu. Aktor utama yang bernama Masykur saat itu ditangkap bersama barang bukti 526 kilogram ganja.

Atas perbuatannya, keempat terdakwa itu dituntut mati karena dianggap melanggar pasal 114 ayat 2 dalam Undang-Undang Narkotika.

R24/rno/cnn 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru