riau24 Tasmapuja Bantah Ubah Hutan HPT Jadi Kebun Sawit | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Tasmapuja Bantah Ubah Hutan HPT Jadi Kebun Sawit

2
Berita Riau -  Tasmapuja Bantah Ubah Hutan HPT Jadi Kebun Sawit

Kampar-Riau24.com-Kasus penyerobotan lahan hot menjadi kebun plasma oleh PT  Tasma Puja akhirnya berbuntut panjang, tim penyidik Polres Inhu dalam waktu dekat akan memanggil Kepala Dinas Kehutanan Inhu Ir Suseno Aji. Pemanggilan tersebut untuk meminta keterangan terkait penguasaan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Desa Kepayang Sari Kecamatan Batang Cenaku, yang diduga telah dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit oleh PT Tasma Puja.

Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa saat ini penyidik Polres Inhu tengah melakukan penyelidikan atas laporan LSM KPFI-RI Kabupaten Inhu, terkait dugaan penguasaan HPT oleh PT Tasma Puja.

Menurutnya, penyidik telah memintai keterangan dari pelapor. Dalam keterangannya, pelapor (Ketua LSM KPFI Inhu Syafrudin) meneyebutkan sedikitnya 85 hektar kawasan HPT di Kecamatan Batang Cenaku telah dibangun kebun kelapa sawit.

Selanjutnya, kata Kapolres Inhu, pihaknya juga akan memanggil Kepala Dinas Kehutanan Inhu guna meminta keterangan atas laporan tersebut. "Pemanggilannya nanti kita beritahu, ini masih proses penyelidikan," ujarnya menjawab konfirmasi wartawan. 

Ditempat terpisah, Ketua DPD KPFI-RI Kabupaten Inhu, Syafrudin menjelaskan bahwa dia telah menyerahkan data - data penguasaan hutan oleh PT Tasma Puja kepada penyidik Polres Inhu. Kemudian ia juga menyerahkan sebanyak 6 peta pembanding yang mengindikasikan telah terjadi penguasaan hutan oleh PT Tasma Puja. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Inhu Ir Suseno Aji hingga berita ini diturunkan belum bersedia dikonfirmasi wartawan. Namun, berdasarkan hasil konfirmasi dengan Kabid Perlindungan dan Pengawasan Hutan Dinas Kehutanan Inhu, Nirmansyah, menyebutkan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya laporan LSM KPFI Inhu ke Polres terkait dugaan penguasaan HPT oleh PT Tasma Puja.

Nirmansyah juga menyebutkan bahwa ia tidak mengetahui adanya HPT seluas 85 hektar dikuasai PT Tasma Puja. "Saya sama sekali saya tidak tahu, silahkan konfirmasi Kadis saja," sebutnya. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pimpinan PT Tasma Puja Ir Ketut Sukarwa membantah bahwa perusahaannya tidak menguasai HPT di Kecamatan Batang Cenaku. Dikatakannya, dalam membangun kebun kelapa sawit, PT Tasma Puja telah dilengkapi dengan Izin Usaha Perkebunan (IUP) dari Pemerintah. 

"Tidak benar ada kebun kami masuk dalam HPT, kami membangun kebun dengan pola plasma dan inti, semua sudah seusai dengan Izin Usaha Perkebunan dari pemerintah," ungkapnya.

R24/awa/ton 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

AFE LSM AWP2J
Senin, 02 November 2015 22:36 wib
Ini dia, lanjutkan ajalah prosesnya, bila perlu di buka dari awal permasalahanya apa?
Atuk wartawan
Jumat, 09 Oktober 2015 09:38 wib
Ini lagi. Isi beritanya menghajar tapi judulnya berita bantahan dari PT. Kalau itu kacau kali. Apa ini medianya, penulis atau yang edit berita ini asal-asalan aja nich...baca tu isi berita, baru buat judul
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru