riau24 Pangkalan Gas Nakal Disorot Warga Pangkalan Kerinci | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Pangkalan Gas Nakal Disorot Warga Pangkalan Kerinci

0
ilustrasi gas
Berita Riau -  Pangkalan Gas Nakal Disorot Warga Pangkalan Kerinci
Pelalawan-Riau24.com- Salah satu Pangkalan distributor Gal Elpiji nakal berlokasi dijalan Akasia  di Pangkalan Kerinci menjadi buah bibir para warga.Pasalnya,meski pasokan gas baru datang  dibongkar dari mobil pengangkut gas namun pasokan gas  langsung menghilang diruko pemilik pangkalan entah kemana dijual pemilik pangkalan gas nakal.

Informasi itu dibeberkan  Eri,Ahmad,Budi dan Doni para warga yang tinggal di Jalan Akasia di Pangkalan Kerinci kepada Riau24.com pada Kamis (8/10).Dituturkan Warga, mereka setiap hari melihat para warga datang mau membeli gas sama Khairul pemilik Pangkalan gas dijalan Akasia diseberang rumah makan selero itu namun sering para warga tidak dapat beli gas pada pemilik pangkalan karena pemilik selalu bilang setiap orang beli telah habis.

"Para warga yang datang  membeli gas,selalu disebut pemilik pangkalan gas sudah habis.Coba lihat diterali besi depan ruko pemilik pangkalan gas terpampang ditulisnya gas habis.Padahal kami selalu lihat pemilik pangkalan gas tersebut baru saja bongkar pasokan gas dari mobil pengangkut gas kedalam rukonya tempat gudang penyimpanan gas oleh pemilik pangkalan,"kesal warga.                

Tapi anehnya terang Warga,meski pasokan gas baru tiba diruko tersebut,namun pemilik pangkalan tetap sebut gas tidak ada,sehingga para warga yang datang mau beli gas terus kecewa dan kesal."Entah kemana dijual banyak pasokan gas oleh pemilik pangkalan karena para warga yang datang mau beli sebut tidak ada.Kalaupun ada dijual gas oleh pemilik pangkalan pada warga yang datang namun harganya tidak seharga harga HET yaitu seharga Rp 20 ribu per tabung 3 kilonya .Seharusnya pangkalan menjualnya Rp 18 ribu pertabungnya,"jelas para warga. Sekarang akibat Pangkalan gas itu jual 20 ribu pertabung berat 3 kilo maka para pengecer gas menjual pada warga seharga Rp Rp 26 ribu pertabungnya.

Jadi berapa ambil untungnya pihak pangkalan dan pengecer pada warga karena mahalnya gas dijual pada warga diPangkalan Kerinci,"sebut Warga geram,Terkait informasi Warga itu,Kabid Pengawas Disperindag Pelalawan Asadin tak mau berikan.  Keterangan kepada media ini saat ditemui diruangkerjanya  Rabu Kemarin (7/10/2015) justru dia malah lempar tanggungjawabnya pada stafnya Putri.Dari keterangan Putri itu mengaku bahwa pihaknya memang sudah pernah turun kepangkalan gas dijalan akasia itu tapi mungkin karena kami pakai pakaian Pemda sehiungga pemilik pangkalan itu jual gas 3 kg seharga Rp 18 ribu.

"Nanti kami akan coba suruh orang lain tidak pakaian pemda untuk mengecek berapa sebenarnya dijual pangkalan gas tersebut.Kalau memang dijualnya tak sesuai harga HET nantinya maka kita berikan sanksi tegas dengan mencabut izinnya.Sebelum ini kami sudah pernah cabut izin pangkalan gas nakal,"tegas Putri.

R24/awa/shi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru