riau24 Hindari Bentrok di Udara Suriah, AS dan Rusia Berdiskusi | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Hindari Bentrok di Udara Suriah, AS dan Rusia Berdiskusi

1
Rusia menggencarkan serangan udara ke wilayah Suriah dengan dalih menghantam daerah kekuasaan ISIS, namun warga sipil turut menjadi korban
Berita Riau -  Hindari Bentrok di Udara Suriah, AS dan Rusia Berdiskusi
Damaskus-Riau24.com-Amerika Serikat dan Rusia melakukan pembicaraan terkait serangan udara ke Suriah. Kedua negara berdiskusi soal menghindari bentrokan jet tempur di udara.

Diberitakan Reuters, Sabtu (10/11/2015), Rusia dan AS melakukan pembicaraan melalui telekonferensi selama 90 menit. AS khawatir misi mereka di Suriah bisa bentrok dengan Rusia jika operasi kedua negara tidak dilakukand dengan koordinasi.
Pasalnya, jet Rusia dan AS rawan bentrok di udara. Sebelumnya, sebuah jet AS terpaksa mengalihkan rute mereka untuk menghindari pertemuan dengan pesawat tempur Rusia.

"Diskusi ini sangat profesional dan fokus pada implementasi prosedur keamanan khusus. Kemajuan tercipta dalam pembicaraan dan AS setuju mengadakan pembicaraan lainnya dengan Rusia di masa mendatang," kata Kementerian Pertahanan AS dalam pernyataannya.

AS dan Rusia mendukung dua kubu yang berbeda di Suriah. Rusia mendukung rezim Bashar al-Assad sedangkan Amerika berada di pihak pemberontak anti pemerintah. Persamaan Rusia dan AS dalam hal ini adalah mereka memiliki musuh bersama, yaitu ISIS.

Rusia menggencarkan serangan udara ke wilayah Suriah dengan dalih menghantam daerah kekuasaan ISIS. Namun serangan Rusia ini dikecam karena juga mengincar kelompok pemberontak anti pemerintahan Bashar al-Assad.

Perwakilan Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov yang mengatakan bahwa dalam 24 jam terakhir mereka melakukan 64 serangan ke 55 target ISIS di Suriah.

Konashenkov mengatakan target serangan mereka termasuk pusat komando, gudang senjata dan pusat latihan, di provinsi Raqqa, Hama, Damaskus dan Aleppo.

Raqqa adalah wilayah utama kekuasaan ISIS di timur Suriah, sementara daerah lainnya dikuasai kelompok pemberontak dan sebagian kecil kekuatan ISIS.

Menurut laporan lembaga Syriah Observatory for Human Rights, Rusia yang memulai serangan sejak 30 September lalu juga menggempur Provinsi Latakia, wilayah pesisir yang menjadi wilayah sekte Syiah Alawi, serta Hama di timur jauh.

Dalih Rusia menyerang ISIS dipatahkan oleh laporan kelompok pemberontak dan negara-negara Barat yang mengatakan Kremlin menyerang kubu oposisi Assad yang sama sekali tidak terkait ISIS, termasuk militan didikan Amerika Serikat.

Human Right Watch, HRW, mengatakan Jumat malam lalu bahwa serangan Rusia di Homs menewaskan 17 warga sipil. HRW mengatakan bahwa serangan itu harus diselidiki atas dugaan kejahatan perang.

R24/rno/cnn
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Selasa, 12 Desember 2017 14:42 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru