riau24 Penyakit Ispa Serang Warga Pelalawan Turun Drastis | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Penyakit Ispa Serang Warga Pelalawan Turun Drastis

0
dr Endit R Pratiknyo
Berita Riau -  Penyakit Ispa Serang Warga Pelalawan Turun Drastis

Pelalawan-RIau24.com-Akibat kondisi kabut Asap menyelimuti wilayah kabupaten Pelalawan berkurang disebabkan guyuran hujan selama dua hari beberapa hari kemaren. Dengan berkurangnya kabut asap berdampak pada menurunnya secara drastis penyakit ispa yang serang warga di Pelalawan.

Informasi itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes)Pelalawan dr Endit R Pratiknyo kepada Riau24.com saat doikonfirmasi dikantor dinasnya pada Jum'at kemarin (9/10/2015) di Pangkalan Kerinci.Dituturkan Endit, kalau sebelum ini ketika masih terjadi kabut asap tebal pekat kondisi jumlah penyakit Ispa yang serang warga di Pelalawan rata-rata perhari sebanyak 20 orang.          

"Kini sejak menipisnya kabut asap di Pelalawan maka jumlah penyakit ispa serang warga drastis berkurang dimana sejak tanggal 1-6 Oktober kemarin hanya jumlah warga terkena penyakit ispa sebanyak 153 kasus se-Pelalawan.Kini rata-rata perhari jumlah kasus ispa sebanyak 13 kasus dibanding masih pekatnya kabut asap selimuti Pelalawan yakni sebanyak 20 orang rata-rata perharinya,"terang Kadiskes Pelalawan.                  

Begitu juga kondisi Ispu di Pelalawan diungkapkan Kadiskes,sejak menipisnya kondisi kabut asap sekarang status tingkat pencemaran pada kesehatan udara sudah berstatus sedang dan tidak dalam kondisi sangat bahaya lagi."Jadi baik jumlah penyakit Ispa dan kondisi penyemaran udara sudah jauh  menurun dibanding sebelumnya saat masih tebal pekat kabut asap selimuti Pelalawan.Kondisi ini terjadi karena sudah ada terjadi hujan menguyur Pelalawan beberapa hari kemarin,"ujarnya.

R24/awa/shi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru