riau24 Lokasi Relawan Indonesia di Suriah Dihujani Tembakan | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Lokasi Relawan Indonesia di Suriah Dihujani Tembakan

1
Rumah di Idlib hancur akibat serangan jet Rusia di Suriah
Berita Riau -  Lokasi Relawan Indonesia di Suriah Dihujani Tembakan
Latakia-Riau24.com-Pertempuran antara pasukan oposisi Suriah dan rezim Bashar al-Assad yang dibantu kekuatan Rusia merambah ke wilayah Latakia tempat relawan Indonesia memberikan bantuan. Relawan asal Indonesia kini harus membantu evakuasi warga dan keperluan medis korban luka.

Fathi Nasrullah Attamimi, relawan asal Indonesia dari lembaga Misi Medis Suriah mengatakan tiga hari terakhir frekuensi tembakan hingga lima menit sekali, sudah masuk situasi darurat.

Dalam akun Facebooknya, Fathi mengunggah pertempuran di garis depan, termasuk saat helikopter Rusia terbang di atas kepalanya di wilayah Jabal Akrad, Latakia.

Fathi mengatakan radius 30 kilometer tempat dia berada telah menjadi medan perang. Delapan orang warga sipil dilaporkan tewas.

"Lima mujahidin syahid, dan belasan terluka baik parah maupun ringan. Ada dua orang yang diamputasi. Satu di kaki, satu lagi tangan. Semuanya karena kena ledakan roket dan mortir," kata Fathi, Senin (12/10/2015).

Di laman sosial media miliknya, Fathi mengatakan bahwa dalam 8 jam terakhir sudah ada 300 ledakan yang terdengar. Pasukan oposisi, kata dia, berhasil mengusir tentara rezim Bashar al-Assad yang berusaha mendekat.

Rusia yang membantu Suriah menggempur oposisi menyatakan telah menggencarkan serangan. Rusia mengatakan serangan udara yang mereka lakukan untuk menghancurkan ISIS, namun berbagai lembaga kemanusiaan menyebutkan jet Rusia juga menggempur wilayah kelompok oposisi lainnya, termasuk militan didikan Amerika Serikat, menewaskan banyak warga sipil.

Misi Medis Suriah telah mengumpulkan dana masyarakat Indonesia sejak tahun 2013 sekitar US$1,6 juta atau lebih dari Rp22,7 miliar untuk rakyat Suriah. Fathi mendokumentasikan seluruh kegiatannya di akun Facebook pribadi dan Misi Medis Suriah.

Di saat situasi genting seperti sekarang, dia dan seorang relawan lainnya, Said Anshar, bertugas sebagai tim medis dan evakuasi bagi warga dan korban perang.

"Sedari awal saya memposisikan diri sebagai jurnalis, tim medis dan evakuasi baik warga maupun mujahid. Karena saya lebih berpengalaman di bidang tersebut," kata Fathi.

"Kondisi seperti ini uang donasi untuk beli obat, operasional ambulan, dan yang lainnya. Juga untuk operasional rutin macam pabrik roti, pembangunan pesantren Indonesia di Suriah, santunan janda, dan sebagainya yang berkaitan dengan kemanusiaan, Pendidikan, serta medis," lanjut Fathi.

Fathi mengaku rindu pada anak dan istrinya di Indonesia. Namun dia berharap tindakannya dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan bisa dicontoh dan menjadi penyemangat untuk berbuat baik.

Dia tidak menyarankan warga Indonesia datang ke Suriah untuk berperang.

"Kita tentu tidak bisa terjun berperang karena tidak terlatih dan mungkin nanti merepotkan mujahidin. Tapi kita berbuat lainnya. Selain itu saran saya jangan terjun ke Suriah sebagai mujahidin. Mereka tidak butuh personel, mereka butuh orang yang memikirkan keluarga dan masyarakatnya, baik saat perang maupun nanti selesai perang," ujar Fathi. 

R24/rno/cnn
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Selasa, 12 Desember 2017 14:41 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru