Jumat, 25 April 2014
Menpan Intruksikan Diberhentikan
Nasib Honorer 2005 Tergantung Bupati
0
Foto:Ilustrasi/net
Nasib Honorer 2005 Tergantung Bupati
Seluruh tenaga honorer di semua satuan kerja (Satker), Selasa (20/11) pagi, dikumpulkan terkait adanya Intruksi Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan) RI yang mengisyaratkan tenaga honorer di Indonesia termasuk Rohul yang pengangkatannya diatas 2005 diberhentikan. Namun Bupati Achmad, hingga kini masih mempertimbangkan pemberhentian tenaga honorer, sehingga nasib semua tenaga honorer kini bergantung kepada Bupati.

Informasi Wakil Bupati Rohul, Ir H Hafith Syukri MM usai memberikan pengarahan kepada seluruh tenaga honoer menyatakan, bahwa Menpan RI sudah mengeluarkan intruksi agar tenaga honorer di Kabupaten/kota yang pengangkatannya di atas tahun 2006 diberhentikan. Menurut Menpan, hal itu sesuai aturan yang sudah ditetapkan.

''Jadi mulai saat ini, apa yang diarahkan Bupati agar dijalankan dan dipatuhi serta dilaksanakan. Karena bila Bupati mengintruksikan diberhentikan, maka semua tenaga honorer tersebut behenti bekerja. Dan nasib anda-anda seluruhnya saat ini bergantung kepada Bupati,'' tegas Wabup, dihadapan sekitar 3069 tenaga honorer se-Rohul, yang juga dihadiri Sekda Ir Damri, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan latihan (BKD), Hj Sri Mulyati.

Jelas Wabup, bila adanya uji petik dari Menpan terkait dana untuk honorer yang dikucurkan Pemkab Rohul, nantinya menjadi pertanggungjawaban Bupati Rohul. Apalagi sudah adanya aturan tenaga honorer yang pengangkatannya diatas tahun 2005 diberhentikan, namun karena tenaga honorer masih dibutuhkan tenaganya, sehingga adanya pertimbangan Bupati.

''Untuk itu, bagi tenaga honorer yang kedapatan tidak hadir Tanpa Keterangan (TK), maka secara tegas kita berhentikan. Dan renungkanlah nasib tenaga honorer dengan adanya intruksi Menpan RI, dan bekerjalah sesuai tanggungjawab yang sudah diberikan pimpinan, serta seluruh aturan agar dipatuhi dan dijalankan,'' himbau Hafith Syukri. (halloriau.com).

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     
riau24_xkfvl_660.jpg
Orang nomor satu di Provinsi Riau Anas Maamun, sebelum menjabat Gubernur Riau dirinya telah membuat suatu program dan berjanji untuk mensejahtrakan rakyat Riau, bahkan APBD Riau 2014 juga ingin dirubahnya karena Gubernur menilai tidak menyentuh rakyat.
riau24_j2mgg_640.jpg
Bangunan kos-kosan 70 Pintu yang terletak di Jalan Puyuh Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi, dianggap tidak menaati aturan.
riau24_ptdmv_657.jpg
Tak seperti vagina, anus atau dubur memang tidak dipersiapkan untuk berhubungan seksual. Akibatnya, kebiasaan melakukan seks anal bisa menimbulkan bahaya kesehatan, mulai dari infeksi hingga kanker anus.
riau24_hgbwe_644.jpg
Saat ini ditengah hiruk pikuk pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia, penulis mencoba mengamati secara sederhana beragam metode kampanye yang dilakukan dan dapat dilakukan oleh para kontestan pemilu yang akan bertarung memperebutkan hati rakyat
riau24_6eylt_659.jpg
Tepat di hari Senin, tanggal 21 April 2014, bertepatan dengan peringatan hari Bumi, hotel-hotel yang tergabung dalam grup Accor International serentak menghelat kegiatan peduli lingkungan dengan penanaman pohon.
riau24_9hrue_658.jpg
Meski cenderung berkembang lebih lambat dibanding jenis kanker yang lainnya, bukan berarti tidak ada gejala-gejala yang ditunjukkan ketika seseorang mengidap kanker tiroid.
riau24_jlzvy_641.jpg
Entah seperti apa penanganan kabut asap di Riau ini. Setelah sempat menghilang beberapa minggu, kini mulai udara mulai dipenuhi asap, meski masih dengan intensitas rendah.
riau24_q2bc6_642.jpg
Sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar kata Angkringan. Tempat nongkrong yang menyediakan makanan dan minuman dikala malam hari ini, menjadi ikon bagi Daerah di Pulau Jawa.
  • Subscribe

    untuk mendapatkan berita terbaru

Baca

Versi mobile Riau24 disini

m.Riau24.com