riau24 Warga Dusun Sungai Bungus Kecewa, Pemkab Inhil Batalkan Pertemuan dengan Petani Kelapa | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Warga Dusun Sungai Bungus Kecewa, Pemkab Inhil Batalkan Pertemuan dengan Petani Kelapa

0
Berita Riau -  Warga Dusun Sungai Bungus Kecewa, Pemkab Inhil Batalkan Pertemuan dengan Petani Kelapa

Inhil-Riau24.com-- Kekecewaan puluhan warga Dusun Sungai Bungus, Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuindra tidak bisa disembunyikan saat toba di kantor DPRD Indragiri Hilir, Senin (12/10/2015). Mereka kesal karena pertemuan dengan pemerintah daerah yang sudah dijadwalkan pada Senin hari ini ditunda. 

Dari informasi yang didapatkan di Kantor DPRD Inhil, penundaan pertemuan tersebut karena Kabag Tata Kepemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Inhil Yon Hawarius berhalangan hadir.

Kekecewaan masyarakat Dusun Sungai Bungus, Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuindra maklum saja terjadi. Sebab untuk hadir ke kantor DPRD Inhil mereka harus meninggalkan pekerjaan dan rutinitasnya bekerja dikebun. Terlebih jarak antara Dusun Sungai Bungus menuju ke kota Tembilahan membutuhkan waktu lebih kurang 4 jam dengan menggunakan speedboat.

Padahal pertemuan ini rencana untuk membahas tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya. Yakni mengenai persoalan Pencaplokan Lahan masyarakat dan Akibat Hama Kumbang yang diduga akibat aktivitas PT IJA. Rapat tersebut dijadwalkan pada 12 Oktober 2015 hari ini, namun ditunda hingga 15 Oktober 2015 mendatang dikarenana Kabag Tata Kepemerintahan (Tapem) Setda Inhil, Yon Hawarius tidak bisa menghadiri pertemuan tersebut.

"Rapatnya ditunda hingga 15 Oktober mendatang, padahal dijadwalkan pada hearing beberapa waktu disepakati akan dilaksanakannpada 12 Oktober hari ini,"kata Ketua Masyarakat Peduli Inhil (MPI), Tengku Suhendri.  

Sebelumnya masyarakat Dusun Sungai Bungus, Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuindra telah melakukan pertemuan bersama DPRD Inhil yang dipimpin Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam dan Wakil Ketua DPRD Inhil Ferryandi, Dinas Badan Lingkungah Hidup (BLH), Dinas Perkebunan (Disbun), dan Dinas Kehutanan (Dihut) Kabupaten Inhil.

"Ini harus disikapi serius oleh pihak terkait, sebeb aktivitas mereka sudah menimbulkan gangguan dan konflik ditengah petani disana," Kata Dani M Nursalam yang saat itu memimpin hearing didampingi Wakil Ketua DPRD Inhil, Ferryandi Rabu (7/10/2015) lalu.

R24/awa/rgo
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru