riau24 Helfandi Khawatir Pengerjaan Pembangunan Pelabuhan Sungai Tohor Selesai Asal-Asalan | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Mengingat Harus Kejar Target Penyelesaian,

Helfandi Khawatir Pengerjaan Pembangunan Pelabuhan Sungai Tohor Selesai Asal-Asalan

0
Helfandi, M.Si, Camat Tebing Tinggi Timur
Berita Riau -  Helfandi Khawatir Pengerjaan Pembangunan Pelabuhan Sungai Tohor Selesai Asal-Asalan

Meranti-Riau24.com- Pelabuhan Sungai Tohor di Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti hingga kini masih dalam pengerjaan. Padahal pembangunan ini telah diwacanakan sejak 2013 lalu.

Akibat lambatnya pembangunan pelabuhan ini, masyarakat Desa Sungaitohor yang hendak bepergian ke Tanjungpinang, Batam dan Tanjungbalai Karimun terpaksa menggunakan pompong dan transit ditengah laut agar bisa menumpang kapal fery. Untuk menumpangi pompong, masyarakat juga harus membayar ongkos Rp 20 ribu.

"Ditambah lagi uang tiket fery ke Batam, kan jadi bertambah ongkosnya. Itu belum keselamatan kami terancam jika ombak sedang besar," ujar Mukri salah seorang warga Desa Sungai tohor saat ditemui di Selatpanjang, Selasa (13/10/2015).

Ia juga mengungkapkan, hingga saat ini masyarakat belum merasakan pelabuhan yang memadai, padahal Desa Sungaitohor adalah sebuah Ibukota Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Ia juga mengungkapkan, masyarakat pernah mengajukan pembangunan pelabuhan di Musrembang pada tahun 2014 lalu, namun ternyata pembangunan pelabuhan tersebut ditunda.

Sementara itu, Camat Tebing Tinggi Timur, Helfandi, MSi saat dikonfirmasi melalui selulernya mengungkapkan, pelabuhan Desa Sungaitohor saat ini masih dalam tahap pembangunan. Para pekerja telah mulai membuat rangka tiang untuk penyangga pelabuhan tersebut.

"Seingat saya anggaran pembangunan berasal dari APBN sebesar Rp 4 miliar," ujarnya.

Meskipun telah memasuki tahap pembangunan, namun Helfandi mengkhawatirkan proses pembangunan. Sebab jangka dua bulan ini pembangunan pelabuhan tersebut harus selesai. Sementara tahap pembangunan pelabuhan baru dimulai sejak bulan September yang lalu. "Saya khawatir nantinya pembangunan pelabuhan tersebut asal-asalan karena kontraktor dikejar target," ungkapnya risau dengan keadaan itu.

R24/awa/andi 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru