riau24 "Kelangkaannya Gas Elpiji 3 Kg di Pekanbaru, Disebab Pengawasan Lemah Diperindag" | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

"Kelangkaannya Gas Elpiji 3 Kg di Pekanbaru, Disebab Pengawasan Lemah Diperindag"

0
Gas Elpiji 3 Kg atau Simelon ini Langka
Berita Riau -
Pekanbaru-Riau24.com-Masalah kelangkaan gas elpiji 3 kg, di Kota Pekanbaru ini menjadi sorotan. Ini dinilai, karena lemah pengawasan instansi terkait. Sehingga menjadi keluhan masyarakat. Tetapi, aneh pihak pemerintah kurang tanggap masalah ini.
 
Pasalnya, selain langka gas elpiji dibutuhkan ini, ternyata harga jual tidak beraturan, malahan ada gas yang isinya cuma separuh. Maka, terkait permasalahan gas elpiji itu dinilai Anggota DPRD Pekanbaru Zulfan Hafiz, semua atas kurang pengawasan yang dilakukan oleh Disperindag Pekanbaru.
 
"Kondisi terjadinya hal ini, karena kurangnya pengawasan dilakukan oleh Disperindag Kota Pekanbaru sebagai instansi yang berwenang sebagai pengawas. Padahal yang diketahui, Disperindag berwenang melakukan pengawasan, dengan tujuannya mengantisipasi hal-hal tidak diingini," ujarnya.
 
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru ini mengatakan, yang dilakukan Disperindag ini terkesan hanya sekedar menerima laporan tetapi tidak melakukan kebijakkan pengawasan. Tentunya, sambung Zulfan Hafiz, menyayangkan atas kurangnya pengawasan dilakukan oleh pihak Disperindag.
 
"Sebagai dinas yang berwenang. Tentunya, memiki fungsi sebagai pengawas. Tapi sayangnya, yang dilakukan pihak Disperindag Kota Pekanbaru ini sangat lemah serta kurang sekali. Makanya tidak ada alasannya bagi Disperindag untuk mengelak dalam pengawasan ini," sebut Zulfan Hafiz.
 
Dikatakan, jangan masyarakat ini bingung serta semakin menderita terkait masalah gas elpiji 3 Kg itu. Harusnya, yang terjadi dilapangan terkait gas ini, diskusikan dan cari solusinya. Maka, pihaknya selaku Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, menghimbau masyarakat segera melapor jika dirugikan.
 
"Masyarakat diminta melapor dan membuat pengaduan pada dinas terkait, kalau tidak ada tanggapan diberikan. Maka masyarakat agar mengadu ke DPRD khususnya di Komisi II, supaya nanti ini ditindak lanjuti," ujarnya sembari tegaskan Disperindag jangan lagi beralasan tidak ada anggaran.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru