riau24 Dianggap Pro Koruptor, Ini Tanggapan Masinton Pasaribu | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Polisi Dan Kejaksaan Juga Punya Hak Untuk Tangani Korupsi

Dianggap Pro Koruptor, Ini Tanggapan Masinton Pasaribu

1
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu (kanan)
Berita Riau -  Dianggap Pro Koruptor, Ini Tanggapan Masinton Pasaribu

Jakarta-Riau24.com-Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu, banyak mendengar kabar yang menyebutkan dia sebagai pro koruptor. Tudingan itu datang karena ia merupakan salah satu penggagas revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Melalui diskusi 'Mengurai Benang Kusut Korupsi Pelindo II' yang diadakan di kawasan Rasuna Said, Jakarta, Selasa 13 Oktober 2015, Masinton memberi tanggapan.

Baginya, bukan masalah siapa lembaga yang berhak memberantas korupsi, tapi semangatnya.

"Aku paling banyak di-bully dianggap pro koruptor. Nilai kami itu pemberantasan korupsi, bukan alat-alatnya," kata politikus asal PDI Perjuangan itu.

Ia mempermasalahkan pendapat yang mengatakan hanya KPK yang boleh mengusut kasus korupsi. Masinton berharap polisi dan kejaksaan punya porsi yang sama dalam menangani kasus korupsi.

"Ada yang bilang, nggak peduli kucing hitam atau putih asal bisa menangkap tikus. Di kita masih mempermasalahkan kucingnya, tetangga kita ini (KPK), kucing lain nggak boleh. Berantas korupsi miliknya KPK, polisi dan kejaksan nggak boleh, ini salah," ujar Masinton.

Baru-baru ini Masinton dicoret oleh Koalisi Bersih. Koalisi tersebut beberapa di antaranya, ICW dan Walhi menilai Masinton tidak lagi mengusung Indonesia Bersih karena mengajukan revisi UU KPK. 

R24/rno/viva 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Rabu, 12 Juli 2017 02:07 wib
Menjadi pemenang Bersama Bolavita D8C363CA (NEW) http://i.imgur.com/A5oZI6Q.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru