riau24 Lima Temuan Penting Belanda Terkait Jatuhnya MH17 | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Lima Temuan Penting Belanda Terkait Jatuhnya MH17

0
Ruang kemudi pilot Malaysia Airlines yang disusun kembali dari puing-puing.
Berita Riau -  Lima Temuan Penting Belanda Terkait Jatuhnya MH17

Jakarta-Riau24.com-Badan Keamanan Belanda sudah menerbitkan laporan akhir tentang pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH17 yang jatuh 17 Juli 2013 dan menewaskan 298 orang. Pesawat dengan penerbangan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur itu jatuh di ruang udara Ukraina, yang sedang dilanda konflik antara pasukan pemerintah Ukraina dengan kelompok separatis dukungan Rusia.


Berikut lima temuan penting dari Badan Keamanan Belanda tersebut

1. Jatuh karena hulu ledak

Malaysia Airlines MH17 jatuh karena hulu ledak yang mengenai bagian kiri atas ruang kemudi pilot, menyebabkan kerusakan struktural ke bagian depan pesawat. Hal ini didasarkan pada rekaman suara oleh Alat Perekam Ruang Kemudi, perpecahan tiga bagian di luar pesawat, dan pola dampak yang diamati di bagian depan pesawat. Ledakan menyebabkan pesawat terputus dengan bagian depan jatuh 2,3 km dari posisi terakhir yang tercatat dalam perekam data penerbangan sementara bagian belakang pesawat masih tetap berada di udara sejauh 8,5 km sebelum hancur.

Pesawat Malaysia Airlines akibat dihantam rudal BUK buatan Rusia.

2. Rudal BUK yang digunakan untuk jatuhkan pesawat

Hulu ledak dibawa oleh rudal darat ke udara buatan Rusia, BUK. Kesimpulan ini didasarkan pada pola kerusakan di puing-puing yang disebabkan oleh ledakan dan dampak perpecahannya, analisis dari sisa bahan peledak, serta bentuk 'dasi kupu-kupu' dari beberapa pecahan. Jumlah lubang kecil di badan pesawat tidak konsisten dengan tembakan udara ke udara dan tidak ada rudal udara ke udara yang digunakan di kawasan itu memiliki pecahan yang berbentuk seperti 'dasi kupu-kupu'.

3. Para penumpang hampir tidak sadar dengan serangan

Ledakan langsung mematikan tiga orang di ruang kemudi. Laporan menyebutkan, "Tidak bisa disingkirkan bahwa beberapa penumpang tetap sadar beberapa waktu selama satu sampai satu setengah menit ketika pesawat jatuh." Namun ditambahkan para penyelidik tidak menemukan adanya bukti 'perilaku sadar oleh penumpang setelah ledakan dan mengatakan bahwa mereka yang di dalam pesawat 'hampir tidak bisa memahami situasi yang mereka hadapi'. Seorang penumpang ditemukan mengenakan tabung oksigen namun 'tidak jelas' kenapa masker oksigen itu ke luar.

4. Kawasan penembakan yang luas

Perhitungan memperlihatkan rudal ditembakkan dari kawasan area sekitar 320 km2 di Ukraina Timur dan penyelidikan lebih lanjut -yang berada di luar jangkauan Badan Keselamatan Belanda- diperlukan untuk memastikan lokasi penembakan rudal.

Ada 16 pesawat dan helikopter militer ditembak jatuh di Ukraina timur beberapa pekan sebelum MH17 jatuh

5. Pengkajian risiko tidak cukup

Ukraina seharusnya menutup ruang udaranya untuk penerbangan komersial, sementara Malaysia Airlines dan lembaga lain, seperti Organisasi Penerbangan Sipil Internasional, ICAO, tidak mempertimbangkan dengan baik risiko terbang di atas kawasan konflik. Laporan menemukan terdapat 16 pesawat dan helikopter militer yang ditembak jatuh di Ukraina Timur beberapa pekan sebelum MH17 jatuh. Pada hari kecelakaan, ada 160 penerbangan di wilayah tersebut.

R24/rno/detik 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru