riau24 BNPB : Di Sumsel ada 8 Pesawat Terus 'Bombardir' Padamkan Api | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

BNPB : Di Sumsel ada 8 Pesawat Terus 'Bombardir' Padamkan Api

0
Karhutla Menimbulkan Kabut Asap
Berita Riau -  BNPB : Di Sumsel ada 8 Pesawat Terus 'Bombardir' Padamkan Api
Pekanbaru-Riau24.com-Setakat ini, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih terjadi. Maka ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tetap fokus hal dalam pemadaman sumber api di Provinsi Sumatera Selatan.
 
Pasalnya daerah yang ditenggarai jadi penyumbang aktif kabut asap di Sumatera. Dan hingga saat ini, tercatat sudah setengah juta liter air menghujani wilayah tersebut.
Satuan Tugas (Satgas) darat dan udara Provinsi Sumsel melakukan pemadam serta pendinginan atau (mopping up) di area terbakar.
 
"Satgas udara yang dibantu pihak asing. Seperti Australia, Malaysia, dan Singapura. Mengoptimalkan operasi pemadaman api wilayah pada sumber api. Bahkan sudah sebanyak 8 pesawat dikerahkan dalam upaya bom air atau water bombing. Ini sudah 553.500 liter ditumpahkan via udara," ujarnya.
 
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam rilisnya, Kamis (15/10/2015). Katanya, bom air atau water bombing ini difokuskan di Indralaya, Simpang Tiga Sakti, Padang Sugihan, Pedamaran, Cengal, dan Air Sugihan.
 
Bahkan operasi udara telah mengerahkan pesawat jenis Hercules Bomber 132 yang mampu mengangkut 15.000 liter air. Kedelapan pesawat ini antara lain tiga pesawat Air tractor, Bombardier CL 415 Pelican, Hercules C130 – Bomber 132, dan helikopter MI 8, Bolkow 105, dan Chinook Mustang 93.
 
"Meskipun jumlah hotspot turun signifikan, kualitas udara yang diukur dengan konsentrat partikulat masih menunjukkan kualitas sangat tidak sehat di sana (sebagian wilayah Sumsel,red)," katanya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru