riau24 Teknopolitan Bakal Picu Persaingan Global di Pelalawan | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Teknopolitan Bakal Picu Persaingan Global di Pelalawan

0
Bupati Pelalawan HM Harris Disaksikan Kapolsek Pangkalan Kuras AKP DWi Atmaja Teken Berita Acara Peresmian Rumah Kantor Babinkamtibmas Desa Harapan Jaya Kecamatan Pangkalan Kuras
Berita Riau -  Teknopolitan Bakal Picu Persaingan Global di Pelalawan

Pelalawan-Riau24.com-Sekarang Kepres pembangunan teknopolitan koridor Sumatera dikabupaten Pelalawan sudah diterbitkan dan  sudah diteken Presiden Jokowi. Kini tinggal pelaksanaan pembangunan dikawasan teknopolitan koridor sumatera dikecamatan Langgam kabupaten Pelalawan.                  

Informasi itu diungkapkan Bupati Pelalawan HM Harris kepada masyarakat desa Harapan Jaya kecamatan Pangkalan Kuras Selasa kemarin (13/10/2015) menyebutkan dengan dibangun teknopolitan dikabupaten Pelalawan nantinya maka di Pelalawan  bakal akan menjadi daerah persaingan global antar negara didunia.

"Untuk membangun kawasan teknopolitan dengan menelan dana Rp 47 triliyun lebih nantinya kita akan undang dan tawarkan pada para investor luar negeri. "Menjelang dibangunnya teknopolitan itu,kita harus siapkan dulu peningkatan kualitas SDM dan merobah pola pikir masyarakat supaya lebih cerdas dan mandiri dalam menghadapi persaingan sehingga  mereka siap bersaing dengan pihak luar nantinya,"ujarnya.                  

Untuk mempersiapkan masyarakat Pelalawan menuju kemandirian itu diutarakan HM Harris, kini Pemkab Pelalawan programkan pendidikan gratis sehingga warga yang miskin dan kaya bisa sekolah tanpa membedakan suku dan agama yang ada ditengah masyarakat guna mencari bibit yang berkualitas.

"Selain itu, kita telah bangun perguruan tinggi AKNP Pelalawan dan sedang proses penmdirian Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan (ST2P). Bahkan tahun ini AKNP sudah mewisuda 87 mahasiswa perdananya dan sebanyak 67 mahasiswanya telah tamat itu akan diterima bekerja disejumlah perusahaan di Pelalawan kedepan ini" terang Bupati.              

Kemudian khusus proses pendirian ST2P Pelalawan itu, Kepala Bappeda Pelalawan M Syahrul Syarif kepada Riau24.com Selasa kemarin mengatakan bahwa dari hasil verikasi dari persyaratan dokumen permohonan pengajuan pendirian ST2P pelalawan itu, pihak Dirjend dikti merekomendasikan pemberian izin pendirian perguruan tinggi yang diajukan tersebut. Pada bulan November depan pihak dirjend Dikti Kemenristek Dikti RI akan keluarkan surat rekomendasikan pemberian izin operaional pendirian ST2P tersebut.

"Dengan keluarnya surat izin operasional pendirian ST2P itu, maka kita sudah bisa terima mahasiswa baru.Tapi dengan mepetnya waktu tahun ini maka mungkin tahun ini tidak bisa lagi laksanakan penerimaan mahasiswa baru tersebut, "ujarnya. Menurut M Syahrul, di ST2P Pelalawan itu,ada dua program study yaitu program Study Teknologi industri dan Teknologi Pertanian. "Kalau untuk para Tenaga dosen  pengajar dikampus ST2P itu, kita sudah siapkan dengan kuliahkan para dosen yaitu yang dikuliahkan di S3 sebanyak 5 orang, kuliah S2 ada dua orang dan sekarang akan tamat, dan S1 ada 12 orang,"terangnya.

R24/awa/shi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru