riau24 Antisipasi Kerusuhan, Pemuda Muslim di Aceh Ikut Jaga Gereja | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Antisipasi Kerusuhan, Pemuda Muslim di Aceh Ikut Jaga Gereja

1
Kapolres di tempat kejadian perkara Aceh Singkil (dok.istimewa)
Berita Riau -  Antisipasi Kerusuhan, Pemuda Muslim di Aceh Ikut Jaga Gereja
 
Aceh-Riau24.com-Pembakaran gereja di Aceh Singkil memang berdampak besar. Pasalnya ini, rasa ketakutan warga bukan saja terjadi di lokasi kejadia. Tapi ikut dirasakan oleh sebagian warga Subulussalam, Aceh. 
 
Warga kota hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Singkil itu, serta juga sempat mengambil tindakan untuk mengungsi. Tetapi pemuda meatasnama Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena) Kota Subulussalam, bersama personil TNI dan Polri melakukan penjagaan di sejumlah gereja dan masjid untuk mengantisipasi kerusuhan.
 
Denni Bancin penasehat Perpena yang juga selaku Kepala Desa Penanggalan Barat, mengatakan, kegiatan pengamanan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terulangnya peristiwa berdarah di Aceh Singkil.
 
Denni menjelaskan, di Kecamatan Penanggalan masyarakatnya majemuk dan perlu dilakukan penjagaan sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Untuk itu, kata Denni, Perpena melakukan penjagaan dengan cara patroli sejak Selasa (13/10/2015).
 
"Kita membagi beberapa tim pemuda setiap rumah ibadah baik masjid dan gereja kita tempatkan lima orang pemuda untuk mengantisipasi meluasnya kejadian di Aceh Singkil," kata Denni.
 
Sebelumnya, kata Denni, adanya kabar terjadinya bentrok antar warga di Aceh Singkil dengan membakar gereja dan satu orang warga tewas, beberapa warga di Kecamatan Penanggalan mulai bergegas mengungsi ke Kabupaten Tetangga yaitu, Pakpak Bharat dan Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
 
Namun, dengan ada kepedulian pemuda untuk menjaga kerukunan antar umat Beragama dengan menjaga beberapa titik gereja, warga yang sebelumnya mau mengungsi menjadi batal.
 
"Sebelumnya ada beberapa warga yang mau mengungsi setelah mendapat kabar adanya pembakaran gereja di Aceh Singkil. Setelah melihat pemuda turun untuk menjaga, mereka merasa nyaman dan tidak jadi mengungsi," tambah Denni.
 
Sementara, Pendeta Gereja Misi Injil Indonesia (GMII), Jimi Nasution mengaku toleransi umat bergama di Kota Subulussalam sangat tinggi. Sehingga pihaknya kurang khawatir gejolak yang terjadi di Aceh Singkil. Pun demikian kata Aristo, pihaknya tetap was-was.
 
R24/rul/detik
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Jumat, 27 Oktober 2017 15:29 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/3kH5LyG.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru