riau24 Pemkab Inhil Merasa Dipermainkan Pihak Perusahaan | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Mangkir Saat Pertemuan Dengan Warga

Pemkab Inhil Merasa Dipermainkan Pihak Perusahaan

0
Berita Riau -  Pemkab Inhil Merasa Dipermainkan Pihak Perusahaan

Inhil-Riau24.com-Perusahaan PT Indogreen Jaya Abadi (IJA) mangkir untuk menghadiri pertemuan lanjutan antara Pemerintah Daerah (Pemda) Inhil bersama masyarakat Sungai Bungus, Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuindra dengan Anggota DPRD Inhil di Tembilahan Kamis (15/10). Menurut rencana pertemuan tersebut akan membahas terkait kerusakan ribuan batang kelapa akibat hama kumbang dan kelapa selain itu juga adanya dugaan penggarapan lahan oleh PT IJA.

Pertemuan lanjutan tersebut dilaksanakan di Aula Lantai 5 Pemkab Inhil yang dipimpin langsung Asisten I Pemkab Inhil, Darussalam, didampingi Kelapa Kadis Perkebunan (Disbun) Inhil, Mukhtar T dan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Inhil, Encik Kamal S.

Tampak juga selain itu hadir Ketua Komisi II DPRD, Junaidi, Ketua Komisi III DPRD, Iawan Taruna dan Anggota Komisi III Edy Harianto Sindrang serta perwakilan masyarakat Sungai Bungus, Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuindra.

Pemda Inhil juga telah kualahan menghadapi prilaku PT IJA kerena sudah beberapa kali menghubungi manajemen PT tersebut selalu tidak ada tanggapan.

“Pemda Inhil tidak bisa menghubungi pihak perusahaan, nomornya aktif tapi tidak diangkat. Kita terpaksa melayangkan surat kealamat perusahaan,” Kata Asisten I Setda Inhil, Darussalam Kamis (15/10/2015).

Sementara itu Aktivis Masyarakat Peduli Inhil (MPi) Tengku Suhendri kecewa dengan pihak perusahaan yang terus-terus mangkir dengan panggilan Pemkab Inhil.

“Perusahaan numpang disini, kami kecewa kesekian kalinya kami kemari tapi tidak pernah menjumpai pihak prusahaan,” kata pria yang akrab disapa Comel ini dengan nada tinggi. 

“Sedangkan sama pemerintah saja mereka (perusahaan, red) mereka tidak taat, apa lagi dengan kami (masyarakat, red),” sebutnya.

Sementara Ketua Komisi II DPRD Inhil, Junaidi menyarankan agar pihak PT IJA diberi warning agar tidak semenah-menah memprilakukan pemerintah.

PT IJA ini bukan PT Indogreen Jaya Abadi tapi PT Indak Jaleh," kata Junaidi menyindir. 

R24/awa/rgo 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru