riau24 XL Tertarik Ide Jokowi Soal Balon Internet Google | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

XL Tertarik Ide Jokowi Soal Balon Internet Google

0
Balon internet Project Loon. (Dok. Akun Google Plus Project Loon)
Berita Riau -  XL Tertarik Ide Jokowi Soal Balon Internet Google
Jakarta-Riau24.com-Rencana Presiden Joko Widodo untuk membahas Project Loon dari Google, saat kunjungannya nanti ke Amerika Serikat, sudah diketahui oleh PT XL Axiata. Perusahaan telekomunikasi pimpinan Dian Siswarini itu menyambut baik ide Jokowi.

Project Loon gagasan Google merupakan balon pintar yang mampu menyebar koneksi Internet dari angkasa. Pertemuan Jokowi dengan pihak Google ini bakal mendiskusikan akses Internet nirkabel ke Papua dan wilayah Indonesia Timur lainnya.

"Itu ide yang bagus. Kami sebagai perusahaan telekomunikasi tentu akan selalu tertarik mengenai inisiasi penyebaran jaringan ke daerah terpencil," ujar Dian usai acara Ulang Tahun XL yang ke-19 di Graha XL, Jakarta, Jumat (16/10/2015). 

Dian menjabarkan, jika Project Loon terealisasikan di Indonesia, ia masih perlu mempelajari model bisnisnya seperti apa, khususnya dari segi efisiensi penyebaran dan ekonomi. "Kalau memang efisien dari segi ekonomi, why not?" katanya melanjutkan.

Dian menekankan, pihak XL akan selalu terbuka terhadap teknologi atau inovasi baru yang mampu menyebarkan jaringan ke kawasan yang belum terjangkau koneksi Internet, selama implementasi dan sisi ekonomisnya bisa selaras.

Di samping itu, Dian memuji Project Loon sebagai terobosan teknologi karena berhasil menciptakan konsep baru untuk kepentingan bersama. "Kami akan selalu terbuka dengan inovasi, mau itu dari Google atau manapun. Kami harus tahu lebih dalam dulu soal Project Loon ini apakah bisa jadi alternatif yang lebih ekonomis karena secara konsep sudah bagus," katanya.

Google telah melakukan ujicoba dengan merangkul operator telekomunikasi dari Australia, Telstra. Cara Project Loon ini bekerja adalah dengan meluncurkan 20 balon udara di bagian barat Quennsland. Google tidak membeli atau menyewa frekuensi di Negeri Kanguru tersebut.

Dalam proyek ini, Telstra memberi izin pada Project Loon untuk mengakses jaringan BTS memanfaatkan spektrum frekuensi 2,6 GHz. Nantinya, warga akan menerima koneksi Wi-Fi di perangkat komputernya.

R24/rno/cnn 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru