riau24 Relawan Jokowi Kritik Kebijakan Gubernur BI | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Relawan Jokowi Kritik Kebijakan Gubernur BI

1
Gubenur BI Agus Martowardojo/Kanan (Rengga Sancaya)
Berita Riau -  Relawan Jokowi Kritik Kebijakan Gubernur BI
Jakarta-Riau24.com-Dewan Pimpinan Pusat Pro Jokowi (Projo) memiliki penilaian sendiri terhadap kinerja Presiden Indonesia Joko Widodo dan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla jelang setahun pemerintahan mereka. Organisasi masyarakat pendukung Jokowi tersebut lebih menyoroti aspek ekonomi di pemerintahan Indonesia.

Ketua Umum DPP Projo Budi Arie Setiadi mengungkapkan satu aspek ekonomi yang menarik perhatiannya adalah jatuhnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Menurutnya melemahnya rupiah merupakan imbas dari kesalahan Gubernur Bank Indonesia dalam mengambil keputusan.

"Saat terjadi goncangan global tidak ada gubernur bank negara-negara yang menyerahkan ke mekanisme pasar kecuali Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo," kata Budi saat ditemui di Jakarta, Sabtu (17/10/2015).

Menurut Budi, keputusan Agus tersebut telah memperlihatkan betapa lemahnya perbankan Indonesia dalam menghadapi krisis keuangan.

Di saat gubernur bank di negara lain meyakinkan masyarakat untuk mempertahankan mata uangnya, Agus malah menyerahkan pada pasar.

Oleh sebab itu Budi pun menegaskan bahwa ada yang salah dengan Agus selama dia memimpin Bank Indonesia. Desakan agar posisi Agus diganti oleh orang lain pun dilontarkan Projo.

"Projo tegas menyatakan bahwa sebaiknya Gubernur Bank Indonesia mundur. Jangan jadikan bank sentral sebagai kekuatan politik, itu syarat di Undang-Undang Bank Indonesia," katanya.

Setelah mengkritisi Bank Indonesia, Projo pun tak lupa mengkritisi kinerja partai-partai yang mendukung pemerintahan Jokowi-JK. Menurut Budi, partai pendukung Jokowi-JK banyak yang sudah tidak menerapkan Nawacita dalam dukungannya.

Oleh sebab itu, Budi pun meminta kepada partai politik pendukung pemerintah untuk segera kembali ke jalan Nawacita demi mendukung terealisasikannya Nawacita.

Sebelumnya Bendahara Umum Partai Golongan Karya versi Munas Bali Bambang Soesatyo mengungkapkan Nawacita masih jauh dari harapan yang sebelumnya dijanjikan kepada masyarakat.

"Pemerintah masih terjebak pada janji-janji yang belum terealisasikan," kata Bambang saat ditemui di sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (17/10/2015).

Bambang menjelaskan bahwa masalah sebenarnya yang dihadapi pemerintah Jokowi bukan berasal dari eksternal melainkan dari internal pemerintah itu sendiri.

Pembagian kursi menteri kepada partai politik pendukung Jokowi-JK malah tetap memunculkan konflik internal. 

R24/rno/cnn
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 15 Oktober 2017 06:26 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !!
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru