riau24 Catatan BPBD-Damkar: Januari-Juli 2015 Terjadi 180 kali Kebakaran Lahan di Pekanbaru | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Catatan BPBD-Damkar: Januari-Juli 2015 Terjadi 180 kali Kebakaran Lahan di Pekanbaru

2
Petugas Damkar sedang memadamkan api
Berita Riau -  Catatan BPBD-Damkar: Januari-Juli 2015 Terjadi 180 kali Kebakaran Lahan di Pekanbaru

Pekanbaru-Riau24.com-Walau Pekanbaru saat ini diselimuti kabut asap tebal hingga kualitas udara berada pada level berbahaya, bukan berarti itu semua bersumber dari kebakaran lahan dan hutan di Pekanbaru.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam kebakaran Kota Pekanbaru mengklaim, setakat ini titik api di Pekanbaru nol. "Kalaupun ada kabut asap tebal itu semua kiriman bukan produksi kita," ungkap Kepala BPBD-Damkar, Pekanbaru, Burhan Gurning, di Selasa (8/9/2015).

Menurut Burhan, pihaknya selama ini selalu cepat tanggap dalam setiap kebakaran lahan. Tujuannya untuk tidak berdampak kepada kabut asap yang nota bene menyengsarakan masyarakat dan berdampak kepada penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

Selain itu pada bekas lahan yang sudah lama terbakar selalu dilakukan pemantauan dan penyemprotan jika masih terdapat sisa asap. Tujuannya menghindari meluasnya api sehingga terjadi kebakaran hebat. "Seperti lahan di belakang Avian, itu sudah lama tetapi masih ada sedikit sisa asap, karena gambutnya dalam," urai Burhan.

Sehingga lanjut Burhan pihaknya masih mengirim tim untuk terus memadamkan sisa api. Namun diakuinya setakat ini tidak terdapat kebakaran lahan baru di Pekanbaru. Sehingga jikalaupun ada kabut asap yang sempat membuat jarak pandang Pekanbaru 200 meter pada Senin pagi, dengan status udara berbahaya, itu semata asap kiriman dari kebakaran lahan dan hutan Provinsi tetangga, Jambi dan Sumatera Selatan.

Meski demikian Burhan tidak menampik, pada awal tahun lalu hingga pertengahan Juli di Pekanbaru sempat ada kebakaran lahan dan hutan. Namun sejak Agustus hingga kini tidak ada lagi kebakaran lahan. BPBD-Damkar mencatat sejak Januari hingga Juli ada 180 kali kebakaran lahan di Pekanbaru. Semuanya sudah bisa dipadamkan segera tidak berlama-lama. Selain mudah terjangkau karena ditepi jalan, juga sumber air yang cukup. Hanya diakuinya akibat ada perbedaan ketebalan lahan gambut maka tingkat kesulitan pemadaman bervariasi. "Ada yang sekali siram padam, ada juga yang berhari-hari," tandasnya.

Burhan tetap menghimbau kepada warga agar jangan membakar sampah sembarangan, apalagi dilokasi lahan kosong yang bersemak. Karena sangat rawan kebakaran lahan didukung oleh suhu udara yang panas. "Jika ada kebakaran lahan segera laporkan, kami akan padamkan," pungkasnya. R24/mrd

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Warga korban asap riau
Senin, 12 Oktober 2015 21:27 wib
Pencitraan yang ada setiap terjadi bencana,kasihan lihat para petugas pemadam kebakaran kota pekanbaru, mereka yang bekerja mati matian,dari pagi sampai pagi lagi... Namun yang selalu umbar kehebatan adalah orang lain,manggala agni lah,atau siapa pun itu, setau saya setiap ada kebakaran hutan maupun lahan yang bekerja Damkar pekanbaru, kalau sudah datang kujungan presiden semuanya ada di tempat kebakaran..pamer baju dan sepatu safety ..yang warna orange tu mobilnya. Salut buat team karhutla kehu
Petugas damkar
Selasa, 08 September 2015 17:12 wib
Ah masa iyooo. Apa benar tuu?
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru