riau24 Dua Bocah Ditemukan Mengalami Gizi Buruk | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Panipahan Kec. Pasir Limau Kapas

Dua Bocah Ditemukan Mengalami Gizi Buruk

0
Laila Bocah 9 Tahun yang Mengalami Gizi Buruk.
Berita Riau -  Dua Bocah Ditemukan Mengalami Gizi Buruk

Rohil-Riau24.com-Akibat kurang tanggap dan perhatian Khusus Dinas Kesehatan Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), kepada generasi muda khususnya berada dipanipahan terutama generasi anak-anak dibawah umur sekarang sudah dua anak ditemukan mengalami Gizi buruk dengan kondisi perut membuncit yang sudah sangat memprihatinkan.

Dua orang anak yang mengalami Gizi buruk tersebut ( Laila usia 9 tahun), berat badannya 16 ,1 kg Sedangkan adiknya Lasmini umur 5 tahun  memiliki berat badan sekitar 11,4 kg keduanya adalah warga Desa Teluk Pulai, RT 02 Rw 10 Dusun 5.

Kedua anak tersebut Hasil perkawinan Misnah bersama Atan Kuncung (30) pekerjaan sehari-harinya berprofesi sebagai buruh nelayan dengan penghasilan tidak menentu. Bahkan Atan Kuncung mengakui pendapatan sehari-harinya pun  tidak cukup untuk biaya makan rumah tangganya. 

Atan Kuncung yang saat itu didampingi oleh istrinya yang bernama Misnah (35) juga menjelaskan, dengan keterbatasan biaya untuk merawat kedua anaknya yang sedang mengalami gizi buruk, mereka memilih kedua anaknya untuk dirawat dirumahnya, tanpa ada pemberian vitamin dan makanan yang bergizi karena tidak memiliki biaya untuk memenuhi asupan gizi kedua buah hatinya.  

Bahkan yang lebih miris lagi Sesuai dengan pengakuan Atan Kuncung dan Istrinya, kedua anaknya tersebut sudah pernah dibawa ke Puskesmas Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas guna untuk perawatan. Namun sangat disayangkan pihak Puskesmas hanya mengatakan kepada kedua orang tua Laila dan Lasmini agar kedua anaknya segera dibawa ke RSUD Pratomo Bagansiapiapi guna mendapatkan perawatan intensif. Kendati demikian pihak puskesmas tidak memberikan surat sebagai bahan rujukan.

"Sudah Pernah kita bawa kePuskesmas, Namun pihak puskesmas tidak ada yang memberikan surat rujukan pak, kita hanya orang kecil tidak berpendidikan dan tidak tahu apa-apa Jadi kedua anak kami bawa pulang agar dirawat dirumah saja,'' ujar Atan Kuncung sembari menitikkan air mata. Sabtu (17/10/15). 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Teluk Pulai Sutarno merasa kecolongan dengan ditemukannya dua anak yang mengalami gizi buruk di wilayahnya. Bahkan Sutarno menyebut ini merupakan keteledoran yang tidak bisa dibiarkan," katanya dengan nada kesal. 

"Saya merasa kecolongan dengan kejadian ini. Saya baru mengetahui hari ini kalau di Desa saya ada bocah yang kurang gizi,'' ujarnya .

R24/awa/yan 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru