riau24 Astronom Klaim Temukan 'Planet Alien' | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Astronom Klaim Temukan 'Planet Alien'

0
Ilustrasi (thinkstock)
Berita Riau -  Astronom Klaim Temukan 'Planet Alien'
Jakarta-Riau24.com-Tim ahli astrofisika dari Search for Extraterrestrial Intelligence (SETI) di University of California, Berkeley menemukan bintang aneh di galaksi Bimasakti. Salah satu dugaan yang muncul adalah kemungkinan itu adalah rumah bagi alien cerdas. 

Tim SETI dari California meyakini ada "sesuatu" yang besar menghalangi cahaya dari bintang di antara konstelasi Cygnus dan Lyra. Menurut para peneliti, temuan ini termasuk tak biasa sebab cahaya bintang jarang terhalang oleh sesuatu. 

Bintang aneh itu awalnya memiliki nama yang sulit, yaitu KIC 8462852. Kemudian tim peneliti menggantinya dengan WTF 001, dari kepanjangan What the Flux. Flux sendiri adalah cahaya yang diukur dari sebuah bintang yang menjangkau Bumi.

Cahaya redup bintang yang berkala dinilai menjadi salah satu cara terbaik untuk menentukan apakah sistem bintang itu memiliki planet-planet di luar sistem tata surya yang mengorbit Matahari, atau lebih sering disebut sebagai eksoplanet.

Walau bagaimanapun, biasanya planet-planet meredupkan sinar bintang tak lebih dari satu persen dan mereka melakukannya di dalam siklus reguler. Nah, "sesuatu" yang menghalangi cahaya WTF 001 ini mencapai 22 persen.

"Tentu ini sangat aneh," ujar ahli astronomi Alan Duffy. "Sulit membayangkan bagaimana bisa cahaya bintang terhalang sebanyak 20 persen. Bintang itu raksasa. Bagaimana bisa?”, dikutip dari Sydney Morning Herald.

Duffy juga menyatakan bahwa tim peneliti seperti kehabisan ide sebetulnya apa penyebab dari cahaya redup bintang WTF 001.

Namun salah satu ahli astrofisika Jason Wright mengatakan kepada media The Atlantic, bahwa peradaban alien masuk ke dalam dugaan mereka.

"Alien selalu menjadi dugaan akhir yang dipertimbangkan. Temuan ini menjadi sesuatu yang Anda harapkan dari apa yang telah dibentuk oleh para alien," tutur Wright.

Sementara menurut astrofisikawan dari Yale University, Tabetha Boyajian, penjelasan ilmiah lain yang mendekati adalah adanya gerombolan besar komet yang turun mendekati massa sang surya.

R24/rno/cnn
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru