riau24 Geramnya Ahok Lihat Jakmania Bertindak Anarkis ke Bobotoh | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Piala Presiden

Geramnya Ahok Lihat Jakmania Bertindak Anarkis ke Bobotoh

0
Pendukung Persib di GBK. ©2015 merdeka.com/arie basuki
Berita Riau -  Geramnya Ahok Lihat Jakmania Bertindak Anarkis ke Bobotoh
Jakarta-Riau24.com-Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tak dapat menyembunyikan kekesalannya terhadap suporter Persija, Jakmania yang kerap berbuat anarkis. Puncaknya ketika Jakmania berulah sebelum laga final Persib Bandung versus Sriwijaya FC.


Sebelum pertandingan Jakmania membuat onar di beberapa titik jalan ibu kota. Selain itu, mereka juga melakukan penghadangan, lalu mencari mobil pelat D. Sejumlah kendaraan dirusak, termasuk kendaraan Kapolres Jakarta Timur.

Aparat yang menetapkan Jakarta siaga satu menyebar di sejumlah ruas jalan. Tercatat ada ratusan Jakmania diamankan karena berbuat rusuh. Mereka juga terlibat bentrok dengan aparat kepolisian.

"Harusnya kita malu dong, lihat Persib keren-keren tuh. Jakarta punya apa? Cuma bisa nimpuk-nimpuk saja," ujarnya ketika ditemui di Polda Metro Jaya untuk menyambut kedatangan Wali kota Bandung Ridwan Kamil, Minggu (18/10).

Ahok berharap para suporter Persija ikut serta buka klub bola agar tidak ada kerusuhan. "Ya seharusnya mereka-mereka bisa main bola saja, jangan kayak ginilah," tambahnya

Ahok juga ingin suporter yang masih di bawah umur ditindak jika ikut berbuat ulah. "Ya kita tindak, ambil KJP nya lalu nanti yang bertindak adalah sekolah," tambahnya.

"Mereka harus dikasih 'cambukan', kita tuh sayang yaaa sayangnya jangan dimanja. Kalau dihukum ya suruh sikat kakus GBK kek," tegasnya.

Meski begitu, Ahok juga ingin tim kesayangan warga ibu kota, Persija kembali berjaya di tingkat dunia. "Nyentil sedikit kan enggak apa-apa. Kita kan tetap harus membina Persija Jakarta," kata Ahok.

Sebelum laga berlangsung, di atas Panser Komodo, Ahok membentangkan slayer bertuliskan Persib Bandung. Saat pertandingan dia memakai jersey Persija. "Itu berarti tuan rumah yang baik," katanya.

Ketika ditanya Persib Bandung juara dan Persija Jakarta yang tidak bisa masuk final, menurutnya, bukan soal menang dan kalah. Tetapi lebih, bagaimana klub sepak bola di Indonesia bisa berprestasi di tingkat dunia.

"Ini bukan Persib Bandung yang menang atau Persija Jakarta yang kalah. Yang penting adalah bagaimana klub sepak bola bisa berjaya di dunia internasional," tutupnya.

R24/nps/Merdeka 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru