riau24 Ingin Beli Mobil Bekas? Hati-hati Bekas Pembunuhan | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Tips Dan Trik

Ingin Beli Mobil Bekas? Hati-hati Bekas Pembunuhan

0
Mobil bekas (mobil.my.id)
Berita Riau -  Ingin Beli Mobil Bekas? Hati-hati Bekas Pembunuhan

Riau24.com-Tak ada rotan akar pun jadi. Mungkin istilah ini pas bagi konsumen yang tak bisa membeli mobil baru dan memilih membeli mobil bekas atau seken. Tapi ternyata ada beberapa mobil bekas yang harus diwaspadai.

Penjualan mobil bekas, menurut Chief Operation Officer Mobil 88 Halomoan Fishce, konsumen bisa mengalami nasib sial bahkan mengalami kerugian jika tak hati-hati.

Ficher mengajurkan, ada baiknya konsumen membeli mobil di tempat aman yang dapat dipercaya dan peduli terhadap hukum. Ada baiknya juga Anda tidak membeli sembarangan, terutama dari makelar atau calo.

"Impact membeli mobil bekas itu berarti mobil pernah dimiliki orang lain, dengan  status hukum pernah dimiliki. Dan bisa menyebabkan macam-macam,” kata Fishcer.

Lantas cacat hukum apa saja yang harus diwaspadai yang justru sangat merugikan konsumen mobil bekas?

Hasil korupsi

Dalam kasus ini, Fischer menyatakan, Mobil88 pernah ikut terseret karena masalah tersebut.

"Kami pernah beli mobil dua unit Honda City dan CR-V. Dua bulan kemudian mobil dijual kembali kepada konsumen lain. Namun selang beberapa waktu ada aparat datang, kemudian menanyakan mobil itu ada di mana,” kata Fischer.

Ternyata, lanjut Fischer, mobil yang telah dijual itu saat di tangan pertama dibeli menggunakan uang hasil korupsi. "Mobil jadi dikejar-kejar, disita sebagai bukti tindak kejahatan korupsi,” katanya.

Penggelapan

Fischer menuturkan kasus penggelapan seperti ini bisa saja terjadi kepada konsumen. Fischer memberikan contoh kasus berupa, seorang pria membelikan mobil kepada istri muda tanpa memberikan BPKB. Namun ternyata si wanita menjualnya.

"Menyadari hal itu, dan tanpa sepengetahuan si wanita, pria tersebut memblokir BPKB. Masalah yang akan terjadi. Kalau BPKB diblokir itu tidak akan bisa balik nama. Bisa saja dicek ke polda, tapi mungkin saat itu lolos karena belum dilaporkan, atau memang belum terendus hasil kejahatan," katanya.

Bekas pembunuhan

Kasus ketiga ini juga bisa saja terjadi, bahkan Mobil88 pernah mengalami kasus terebut.

“Pernah ada yang jual mobil kepada kami, dan saat mobil sudah terjual, kasus pembunuhan mulai terbuka dan mobil itu dikejar-kejar pihak berwenang sebagai barang bukti. Ternyata mobil pernah digunakan untuk membawa mayat, dan itu dijual di tempat kami,” katanya.

Fishcer pun menegaskan, jika terjadi kasus-kasus yang disebutkan di atas, maka mobil dan uang akan hilang 100 persen.

“Yang  bisa menarik mobil itu kejaksaan, polisi, dan KPK. Mereka akan ambil barang itu tanpa penggantian. Meski kita membeli secara sah, tapi mereka menganggap mobil itu cacat hukum. Ini adalah risiko membeli mobil bekas di tempat yang tidak peduli pada hukum,” katanya.

R24/rno/viva 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru