riau24 Ratusan WNA Pembobol ATM Berkeliaran di Indonesia | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Ratusan WNA Pembobol ATM Berkeliaran di Indonesia

1
WN Ukraina pembobol internet banking. (Detikcom/Mei Amelia)
Berita Riau -  Ratusan WNA Pembobol ATM Berkeliaran di Indonesia

Jakarta-Riau24.com-Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim) telah menetapkan ratusan tersangka warga negara asing yang diduga terlibat dalam kasus pembobolan data mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

"Disidik tersangka ada 119 orang di beberapa kota. Dari Eropa timur, Taiwan, Hongkong. Ini kerjaan besar dan tidak sembarangan," kata Kepala Bareskrim Komisaris Jenderal Anang Iskandar di Markas Besar Polri, Jakarta, Selasa (20/10/2015).

Satu tersangka di antaranya, Iliev Dimitar Nikolov, saat ini sedang dalam proses penjemputan di Bosnia. Warga Bulgaria diduga sebagai pelaku utama dalam kasus penipuan yang mengincar warga asing ini.

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mencatat 300 kasus kejahatan siber yang diduga dilakukan oleh warga negara di Indonesia pada paruh pertama 2015.Menurut Anang, kelompok ini beroperasi di Jakarta dan Bali. Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Komisaris Besar Agung Setya mengatakan kelompok Iliev adalah komplotan Bulgaria yang paling dicari.

Kepolisian Eropa atau Europol mencatat kerugian akibat modus skimming mencapai 1,5 miliar Euro.Untuk mengejar para tersangka itu, kata Anang, Polri juga bekerja sama dengan Kepolisian China dan Interpol. "Ini jaringan memang sindikat, ada bagian mencuri data, duplikasi ATM, dan narik uang," kata Anang.

Duplikasi adalah modus skimming yang digunakan para pelaku. Dengan modus ini, pelaku menggandakan data ATM korban yang berada di Eropa untuk ditarik di tempat lain.

"Dipantau oleh Europol di Bali kelompok Iliev menarik nasabah yang berada di Eropa dan negara lain di 509 ATM dengan total penarikan sebanyak 5.500 kali," kata Agung.

Direktur Jenderal Imigrasi Ronny Sompie mengatakan, warga asing itu menggunakan Indonesia sebagai basis operasi untuk melakukan penipuan di luar negeri.

"Kami memang belum sampai tajam mendalami mengapa Indonesia bisa sampai dijadikan markas mereka. Tapi hal ini tentu tidak bisa kita biarkan," kata Ronny.

R24/rno/cnn

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Jumat, 27 Oktober 2017 15:32 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/3kH5LyG.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru