riau24 Siswa Tetap Sekolah Ditengah Kabut Asap, Wali Murid Protes Kebijakkan Diknas Pekanbaru | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Siswa Tetap Sekolah Ditengah Kabut Asap, Wali Murid Protes Kebijakkan Diknas Pekanbaru

0
Seorang Siswa Makai Masker Ditengah Kabut Asap
Berita Riau -  Siswa Tetap Sekolah Ditengah Kabut Asap, Wali Murid Protes Kebijakkan Diknas Pekanbaru
Pekanbaru-Riau24.com-Kondisi di Kota Pekanbaru sudah kian parah diterpa kabut asap bahkan disaat ini pekat menguning. Kondisi dari polusi udara level berbahaya. Tapi pihak Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Pekanbaru ini memaksa siswa untuk tetap bersekolah.
 
Pengumuman masuknya sekolah di tengah kabut asap yang pekat ini disampaikan langsung Kepala Diknas Pekanbaru, Zulfadil. Yang terlihat didalam keterangan diliris di akun facebook milik Zulfadil II. Bahwasa, besok yang libur hanya PUAD.
 
Pengumaman di media sosial itu langsung mendapat tanggapanya dari seseorang. Pemilik dari akun, Luzi Diamanda sedikit memprotes atas kebijakan dibuat Kadisdik ini. Luzi, sepertinya tidak setuju atas kebijakan tersebut. Sebab dalam akun itu memprotes.
 
"Pak Zulfadil II Pak Kadisdik. Pak bagaimana sebenarnya kebijakan ini ? Dalam rumah saja anak saya sudah megap2 bernafas (satu SMP satu SMA). Bagaimana kok besok bisa ke sekolah ? Dua jam lagi. Apa tidak bisa tugas itu didelegasikan atau dikirim via email dll ? Lihatlah pak, ke luar rumah sudah menguning asapnya. Atau barang kali di rumah saya saja yang berasap??? Karena pengumuman ini anak saya tak mau libur, takut, apa lagi dibawa mengungsi tolong Pak liburkan saja sampai Minggu jadi saya (dan juga teman2 lain yg punya anak) bisa pula berfikir menyelamatkan anak2".
 
Setidaknya di akun FB Kadisdik Pekanbaru mendapat tanggapan 24 komentar. Umumnya, mereka protes atas kebijakan memaksa murid bersekolah di tengah kepungan asap pekat dan menguning.
 
Alasan Diknas Pendidikan, bahwa besok sekolah hanya mengambil tugas dan PR tidak bisa diterima masyarakat. Seperti pemilik akun Nunzairina Siregar menuliskan, "Harusnya orang tuanya aja yg ambil tugas. ISPU diatas berbahaya pak kurang tepat harus disuruh murid apa lagi yg SF kelas 1, tolong dirubah pak kebijaksanaanya". 
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru