riau24 Waterbombing Padamkan Karlahut di Meranti Gunakan Cairan Kimia yang Tidak Menimbulkan Asap | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Uji Coba Pertama Di Meranti

Waterbombing Padamkan Karlahut di Meranti Gunakan Cairan Kimia yang Tidak Menimbulkan Asap

0
Kapolres Meranti saat berbincang di ruang kerjanya, Kamis (22/10/2015)
Berita Riau -  Waterbombing Padamkan Karlahut di Meranti Gunakan Cairan Kimia yang Tidak Menimbulkan Asap

Meranti-Riau24.com-Direncanakan dalam waktu dekat pihak Polres Kepulauan Meranti telah berkoordinasi dengan Dandem Wiradima Riau mengenai Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dimana kali ini sistem penyiraman menggunakan Waterbombing nantinya akan di lakukan dengan air yang dilengkapi cairan Kimia yang bisa membuat tidak akan muncul asap lagi.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad, SH MSi saat berbincang bersama Riau24.com diruang kerjanya, Kamis (22/10/2015). Dijelaskannya, kita sangat bangga sekali atas akan adanya bantuan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Riau mengenai penanganan Karlahut di Kota Sagu ini.

Artinya dengan koordinasi yang telah kita bangun dan memberi informasi perkembangan hostpot di daerah meranti ini akhirnya Pemerintah Pusat melalui Badan terkait akan membantu menerjunkan pesawat Waterbombing dimana nantinya air yang akan menyiram titik api di Meranti akan dilenglapi dengan cairan kimia yang bisa menghilangkan asap secara langsung.

Menariknya lagi, lanjut Pimpinan Polisi di Meranti itu bahwa uji coba menggunakan cairan kimia ini merupakan yang pertama di lakukan di indonesia, sehingga Meranti lah yang pertama uji coba waterbombing dengan cairan kimia tersebut.

"Hal ini dikatakan langsung oleh Dandem Wiradima Riau kepada saya kemarin mengenai uji coba waterbombing tersebut," ujar Kapolres Meranti itu.

Lebih lanjut, Pandra membeberkan bahwa pada saat Plt Gubri kita menghadap Presiden RI baru-baru ini, beliau sarankan membuat kanal untuk menjaga Karlahut di Meranti, sebagai contoh yang dibantu Presiden pembuatan kanal di desa Sungai Tohor Alhamdulillah berhasil dan sekarang tidak terjadi kebakaran di daerah tersebut

Oleh sebab itu, ini bisa menjadi contoh buat daerah lain sehingga mampu mengantisipasi Karlahut kedepannya dengan pembuatan kanal di sekeliling perkebunan yang luasnya besar atau hutan daerah yang luasnya besar, namun kalau perkebunan dengan wilayah kecil kita sarankan bisa juga dengan membuat sumur bor untuk antisipasi hal tersebut, harap Kapolres.

Diinformasikannya, kita sangat bersyukur dimana pada beberapa hari kemarin hospot di Meranti ada sebanyak 9 titik terjadi, alhamdulillah belum lama ini terus terjadi penurunan yaitu turun menjadi 5 titik hospot, lalu semalam turun lagi menjadi 3 titik dan hari ini (Kamis,red) tinggal 1 hospot saja yaitu terjadi di desa Tanjung Peranap, tandasnya.

R24/awa/ndi 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru