riau24 Warga Pekanbaru Diterpa Kabut Asap, PLN Matikan Listrik Macam Minum Obat | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Warga Pekanbaru Diterpa Kabut Asap, PLN Matikan Listrik Macam Minum Obat

3
Derita Masyarakat Diterpa Kabut Asap, PLN pun Ikut Berulah
Berita Riau -  Warga Pekanbaru Diterpa Kabut Asap, PLN Matikan Listrik Macam Minum Obat
Pekanbaru-Riau24.com-Sudahlah diterpa bencana kabut asap yang diderita oleh masyarakat Provinsi Riau, khususnya di Pekanbaru ini menghisap udara kotor. Tapi, kini malah diterpa dengan tabiat tidak terpuji dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR).
 
Artinya, malang nian nasib warga Kota Pekanbaru yang sudah kena terpa kabut asap. Kini juga terjadi pemadaman listrik diibarat makan obat. Karena dalam sehari itu ada pemadaman tiga kali. "Disaat kita tengah menghadapi bencana dari kabut asap, eh tega-teganya dari PT PLN melakukan pemadaman," terang Norman.
 
Konsumen PT PLN ini menyebut, pemadaman listrik secara bergilir yang terjadi kurang lebih dua jam sekali padam. Tapi, pemadaman itu bisa tiga kali dalam sehari. Ini 
tampaknya, PT PLN menambah derita warga. Padahal sebutnya, 
telah berkali-kali warga mencerca dan mengecam padamkan listrik yang berjam-jam.
 
''Keterlaluan ini PLN, seperti tidak adanya empati pada masyarakat. Sudahlah ini asap di mana-mana, listrik juga dimatikan berjam-jam,'' kecam Fitri Annisa, warga lainnya di Pekanbaru. Fitri ini yakin warga lainnya juga akan marah, kalau ini listrik ikut-ikutan pemadaman. Hal ini sama halnya tabiat penyiksaan pada masyarakat.
 
Kondisi terkini di Kota Pekanbaru, baik segi kesehatan, pendidikan, dan ekonomi yang semakin sulit. Yang seakan pemerintah ini tidak peduli dan lamban hal menangani semua persoalan warganya. Saat ini, persoalan yang diderita warga sudah sangat terpapar oleh kabut asap, tapi upaya penanganannya itu tidak maksimal,
 
"Telah lelah kami ini. Kami punya pemimpin. Tapi terkesan itu, tidak ada pemimpin, diayomi, dan serta dibantu meringankan hidup kami. Bukannya malah dibiarkan begini. Sakit anak-anak kami, telah tidak nyaman kami ini dibuat oleh kabut asap. PT PLN juga ikut-ikutan lagi bikin runyam. Tolonglah solusinya dicari," terangnya.
 
Sementara itu, sebelumnya telah ada pihak di PT PLN WRKR yang mempublikasikan di media massa bahwasa, ini pemadaman bergilir hanya terjadi satu kali dalam satu hari. Tetapi kini, warga Pekanbaru juga tengah menghadapi bencana asap, PLN ini malahan nekad dan meningkatkan jadwal pemadaman tiga kali dalam sehari.
 

Seperti diungkapkannya Manager Area Pengatur Distribusi PT PLN WRKR, M Taqwa. PT PLN belum bisa menepati janjinya beberapa waktu lalu didalam meminimalisir pemadaman pada Oktober 2015. Alasannya, kata Taqwa, dikarena PLTA Ombilin sedang mengalami kerusakan, sehingga defisit makin meningkat jadi 160 MW.
 
"Pada tanggal 30 September lalu, memang saya telah berjanji untuk meminimalisir pemadaman, pada bulan Oktober dengan upaya ada beberapa pembangkit yang akan masuk dalam sistem, namun dari kenyataannya saat ini pembangkit tersebut ada yang kini mengalami gangguan. Sehingga kondisi yang seperti ini," sebutya. 
 
Dikatakannya, dari data diterima pada Jumat (23/10/2015) pagi itu, ternyata PLN ini mengalam defisit daya 160 MW. Karena, sekarang ini PLTA Ombilin telah mengalami gangguan. Berdasar akan kondisi tersebut, karena itu terpaksa PLN melakukan penambahan daripada pemadaman bergilir dari 1 kali itu jadi 3 kali sehari.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Donny
Minggu, 25 Oktober 2015 00:43 wib
Ya sampe kapan masalah ini akan berakhir...apakah gangguan yg terjadi di PLTA ombilin tidak dapat di atasi..terima kasih
Butet
Sabtu, 24 Oktober 2015 10:40 wib
Mati lampu terus kan banyak anaknya opung
Opung
Sabtu, 24 Oktober 2015 09:50 wib
tiap hari listrik mati tiap hari mati , udahlah kabut listrik mati mati pula apa nggak sengsara masyarakat dibuatnya ???? katanya perusahaan listrik negara tapi kok sering rusak" gemanasih ??? mati lampu sering tagihan membengkak , tolong sampaikan komentar ini sama bos" atau pejabat PLN yang terkait!!
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru