riau24 Pasangan Calon PDIP Depok Ditinggal Ribuan Pendukung | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Pasangan Calon PDIP Depok Ditinggal Ribuan Pendukung

1
Kalimulya Centre (KC), wadah relawan pasangan calon PDIP membubarkan diri. (Zahrul Darmawan)
Berita Riau -  Pasangan Calon PDIP Depok Ditinggal Ribuan Pendukung

Riau24.com-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Depok mulai memanas. Perpecahan terjadi di kubu pasangan calon (Paslon) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Depok.

Kalimulya Centre (KC), relawan yang tadinya mendukung penuh paslon Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi mendeklarasikan pembubaran wadahnya untuk mempertegas penarikan dukungan dari paslon PDI Perjuangan tersebut.

Pembubaran wadah ini, karena tidak adanya pengakuan atau legalitas dari pasangan nomor satu itu. Selama sebulan berdiri, KC mengklaim sudah melakukan sejumlah konsolidasi yang bertujuan memenangkan pasangan Dimas-Babai.

"Kemudian dalam perjalanann,ya setelah pergerakan dan aktivitas selama lebih dari sebulan, dengan segala pengorbanan berupa ide, gagasan, tindakan, materi maupun energi dan waktu, namun diabaikan begitu saja oleh pasangan itu. Maka, kami sepakat untuk membubarkan diri, dan menarik dukungan kami pada pasangan calon nomor urut satu," kata Sekretaris KC Yudi H dalam keterangan persnya di Kalimulya, Depok, Minggu 25 Oktober 2015.

Dia menegaskan, keputusan pembubaran itu dibuat, lantaran merasa dukungan yang diberikan bertepuk sebelah tangan. Tak hanya itu, keputusan ini juga diambil, karena KC merasa usulan draf kontrak politik yang diajukan tidak mendapat respons dari Ketua DPC PDIP Kota Depok, Hendrick Tangke Allo.

"Kami enggak mau GR, karena kita sudah semangat, tetapi enggak ada respons. Jadi, ya sudah untuk apa kita repot-repot," katanya lagi.

Anggota KC lainnya, Mpun Sunardi mengatakan, secara lisan paslon nomor satu sudah mengaku mendukung positif berdirinya KC. Kemudian, akan dijalin kerja sama yang sinergi untuk mewujudkan aspirasi bersama.

"Secara lisan mereka mendukung, tetapi kami butuh pengakuan resmi. Kalau itu saja tidak diwujudkan, bagaimana program kerja lainnya," katanya.

Ketika disinggung apakah itu artinya KC akan memberikan dukungan pada pasangan nomor dua, yaitu Idris Abdul Shomad-Pradi Supriatna? Mpun enggan menjawab secara detail.

"Intinya kami bubar, mau kemana dukungan nanti itu dikembalikan kepada masing-masing individu. Yang jelas, tadinya KC adalah wadah dari sejumlah komunitas, yang bahkan ada komunitas Majlis Taklim beranggotan sekitar 6.000 jemaah. Nah, bisa dibayangkan dong jumlah suaranya," ujar Mpun.

R24/rno/viv 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Minggu, 15 Oktober 2017 06:27 wib
LIVE BULL DI CF88 AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !!
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru