riau24 Edy Fahmi : Dari Pengawasan di Disperindag Pekanbaru, Kami tak Temukan Sandal Lafaz Allah | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Edy Fahmi : Dari Pengawasan di Disperindag Pekanbaru, Kami tak Temukan Sandal Lafaz Allah

0
Kabid Pengawasan dan Perlindungan Konsumen Disperindag Pekanbaru Edy Fahmi
Berita Riau -  Edy Fahmi : Dari Pengawasan di Disperindag Pekanbaru, Kami tak Temukan Sandal Lafaz Allah
Pekanbaru-Riau24.com-Terkait ini adanya perusahaan pembuat alas kaki ataupun sandal berlafaz allah di Jawa Timur (Jatim), tentu buat heboh. Karena, dinilai penistaaan terhadap simbol-simbol dari pada keagamaan
 
Kini sejumlah daerah di Indonesia diributkan dengan sandal bertulis lafaz Allah. Tetapi, di Pekanbaru belum ditemukanya sandal yang demikian. "Untuk hal ini, memang tidak ada temukan sandal seperti demikian. Namun kalau ada, silah dilaporkan," ujar Edy Fahmi.
 
Ini ditegaskan oleh Kepala Bidang Pengawasan dan Perlindunganya Konsumen (PPK) Disperindag ini, kepada wartawan, Senin, diruang kerjanya. Edy Fahmi mengatakan bahwa, bentuk penistaaan simbol keagamaan. Tetapi, hingga disaat ini tidak ada di Pekanbaru.
 
Penegasan disampaikan oleh Edy Fahmi ini sembari membantah isu berkembang dikhawatirkan sandal tersebut telah beredar luas, serta ttermasuk di Pekanbaru. Namun 
diakui Edy Fahmi, tidak menutup kemungkinan sandal demikian itu beredar di Kota Pekanbaru.
 
"Memang hal ini, tidak bisa juga dipastikan tidak ada. Tetapi kalau ada laporan masyarakat kita akan langsung turun," katanya, seraya tegaskan, bila sandal itu terdapat di Pekanbaru, maka disikapi oleh pihaknya dengan penindakan. Ini, karena tidak boleh dijual.
 
Edy Fahmi, dikesempatan itu juga mengatakan, pihaknya kini masih menunggu laporanya masyarakat dan arahannya dari Kementerian Perdagangan. Artinya, kalau ada dari kementerian memerintahkan sidak, maka akan lakukan. Tetapi, akan tetap mengawasi itu.
 
Disinggung kini, tidak hanya pada sandal yang berlafaz Allah, tetapi juga bonbon (permen, red) ditulis hal yang sama itu sudah beredar di Pekanbaru. Dalam hal ini, Edy
Fahmi kembali tegaskan, sampai kini dari pengawasan dilapangan itu, belum ada ditemukan.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru