riau24 Masyarakat Riau akan Masih Terus Terpapar Asap ?  | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Masyarakat Riau akan Masih Terus Terpapar Asap ? 

0
Karhutla yang Mengakibatkan Kabut Asap
Berita Riau -  Masyarakat Riau akan Masih Terus Terpapar Asap ? 
Pekanbaru-Riau24.com-Hot Spot atau titik panas akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang masih terus terjadi. Ini, membuat masyarakat kian resah. Ditambah lagi, penanganan pemadaman ini terkesan tidak maksimal.
 
Seperti data Badan Meteorologi, Klimatologi Geofisika (BMKG) di Stasiun Pekanbaru, dimana saat ini Selasa (27/10/2015), tercatat
titik panas wilayah Sumatera, itu naik drastis bila dibandingkan ini pada hari sebelumnya. Tercatat pada hari ini, sebanyak 661 titik.
 
"Pada Selasa (27/10/2015), ada terpantau satelit Terra dan Aqua menghitung ada 661 titik panas di Sumatera. Kalau dibandingkan itu hari kemarin (Senin, red) tercatat
hanya ada 27 titik panas. Artinya, terjadi peningkatan," ujar Sugarin selaku Kepala BMKG Pekanbaru.
 
Sugarin mengatakan, dari data itu tersebar di lima provinsi. Diantara lain Lampung 4 titik panas, Kepri 7 titik, Riau 13 titik, serta Sumsel 458 titik. Artinya, hingga disaat ini
di Sumsel masih mendominasi itu titik panas di Sumatera. Dan, bisa saja kabut asap semakin pekat.  
 
"Peningkatan titik panas, dengan secara tidak langsung dimungkin dapat menambah volume akanya kepekatan kabut asap, termasuk di Riau. Karena dari satelit Terra dan Aqua itu menghitung ada 661 titik panas di Sumatera. Artinya ini terjadi peningkatan," ujar Sugarin.
 
Kesempatan itu Sugarin paparkan bahwa untuk di Riau yang terdata 13 titik panas ini tersebar berada di Meranti dan Pelalawan masing-masing itu 2 titik, Inhil 4 titik, serta Inhu 5 titik panas. Selain itu sebut Sugarin, pada kabut asap ini juga masih terpantau itu cukup pekat.
 
"Kondisi ini ada sebagian wilayah Riau. Bahkan di Pekanbaru, jarak pandang hanya sekitar 800 meter pagi ini. "Di Rengat jarak pandang 200 meter, Pelalawan hanya jarak pandang 600 meter, Dumai jarak pandang 800 meter. Sementara, didaerah lain hal sama," ujarnya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru