riau24 Cegah Kebakaran, BPDP Sawit Siapkan Program Desa Tanggap Api | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Cegah Kebakaran, BPDP Sawit Siapkan Program Desa Tanggap Api

0
Program Desa Tanggap Api akan melibatkan penduduk dari 100 desa di seluruh Indonesia yang dibiayai dari alokasi CPO fund yang dikumpulkan. (CNN Indonesia/Elisa Valenta Sari).
Berita Riau -  Cegah Kebakaran, BPDP Sawit Siapkan Program Desa Tanggap Api
Jakarta-Riau24.com-Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit berencana mengalokasikan anggaran khusus untuk membantu mengatasi kebakaran perkebunan sawit seperti yang terjadi dalam tiga bulan terakhir.

Direktur Utama BPDP Kelapa Sawit Bayu Krishnamurti menyebut tahun depan, target pengumpulan CPO fund naik dua kali lipat dibandingkan target tahun ini. Jika sepanjang enam bulan di 2015, badan layanan umum (BLU) yang dipimpinnya ditargetkan mengumpulkan Rp 4,5 triliun maka pada 2016 jumlahnya bertambah jadi Rp 9,5 triliun.

“Tahun depan dana sawit akan digunakan untuk membiayai pencegahan lewat program Desa Tanggap Api. Isinya itu program pencegahan, pendeteksian dini, dan pemadaman awal berbasis masyarakat,” kata Bayu kepada CNN Indonesia, Senin (26/10/2015).

Mantan Wakil Menteri Pertanian tersebut menyatakan sedikitnya akan ada 100 desa di seluruh Indonesia yang warganya akan diikutsertakan dalam program pelatihan tersebut. Sayangnya, ia enggan menyebutkan berapa besar dana dari target CPO fund Rp 9,5 triliun yang akan dialokasikan untuk membiayai program tersebut.

Meski membuat satu pos belanja baru di badan yang dipimpinnya, Bayu memastikan alokasi terbesar CPO fundtidak akan banyak berubah dibandingkan dengan program BPDP yang sudah berjalan selama beberapa bulan ini.

“Alokasi terbesar saat ini adalah untuk mendukung program biofuel B15 dengan membayarkan selisih harga solar dan biodiesel/biofuel sehingga konsumen di SPBU tetap membayar harga yang sama. Kami tidak membuat pengalokasian secara khusus, karena besarannya tergantung harga solar (MOPS), harga biofuel (indeks harga internasional) dan kurs. Ketiga faktor itu terus bergerak dan berubah dari hari ke hari,” jelasnya.

R24/rno/cnn 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru